Logo Bloomberg Technoz

Mampukah Google Ungguli Microsoft & OpenAI di Kecerdasan Buatan?

Redaksi
26 April 2024 14:30

Ekosistem Google. (Dok: Bloomberg)
Ekosistem Google. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Google berupaya lebih keras membangun teknologi kecerdasan buatan (AI), dengan terus menyusupkan hasil-hasil kerja perusahaan ke unit bisnis non komputasi awan (cloud computing). Google terus mengejar ketertinggalan di sektor AI dari Microsoft dan OpenAI.

Google telah mengembangkan sebagian besar teknologi dasar yang digunakan dalam ledakan AI saat ini. Google telah memadukannya ke dalam produk mulai dari pencarian web hingga rangkaian perangkat lunak perusahaan, termasuk Gmail hingga Google Docs. 

Meski begitu sejak ChatGPT dari OpenAI dirilis pada akhir tahun 2022, Google telah berjuang melawan persepsi bahwa mereka tertinggal dari Microsoft dan OpenAI dalam meluncurkan AI generatif baru. 

Kehadiran chatbot populer seperti ChatGPT—yang menjawab pertanyaan melalui bantuan suara alih-alih memberikan daftar link ke situs web lain—telah menjadi ancaman bagi Google selama dua dekade di bidang penelusuran.

Alphabet kini sedang berjuang untuk bersaing dalam AI generatif tanpa mengkanibal mesin laba intinya.