Logo Bloomberg Technoz

Kondisi Keuangan Rakyat RI Jatuh ke Posisi Terburuk dalam 2 Tahun

Tim Riset Bloomberg Technoz
13 March 2024 13:45

Warga berbelanja di salah satu pasar swalayan di Tangerang Selatan, Jumat (8/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga berbelanja di salah satu pasar swalayan di Tangerang Selatan, Jumat (8/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kondisi keuangan masyarakat Indonesia saat ini terpuruk ke titik terendah dalam dua tahun terakhir, ditengarai oleh penurunan konsumsi dan lonjakan beban pengeluaran untuk cicilan utang.

Keterpurukan kondisi keuangan masyarakat saat ini terutama karena penurunan penghasilan dan sempitnya ketersediaan lapangan kerja. Hal tersebut akhirnya mengikis minat masyarakat dalam pembelian barang-barang sekunder (durable goods) dan menyeret tingkat keyakinan konsumen Indonesia ke level terendah sejak September lalu seperti terlihat dari hasil Survei Konsumen Februari yang dilansir oleh Bank Indonesia hari ini, Rabu (13/3/2024).

Lonjakan harga berbagai bahan kebutuhan pokok, mulai beras sampai gula pasir dan cabai, disusul dengan kenaikan beberapa tarif ruas tol utama lebih dari 30% semakin menunjukkan dampaknya pada kondisi keuangan masyarakat Indonesia. 

Kondisi keuangan masyarakat saat ini bahkan menjadi yang terburuk dalam dua tahun terakhir, terindikasi dari penurunan Indeks Penghasilan Saat Ini yang terperosok jadi 112,1, masih di level optimistis akan itu menjadi yang terendah setidaknya sejak April 2022 silam. Ketika itu, indeks tercatat di level 106,2.

Menilik komponen penyusun Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), penyebab penurunan terutama adalah karena kemerosotan nilai Indeks Kondisi Ekonomi saat ini (IKE) yang menyentuh level terendah sejak November 2022 lalu. Indeks ini mengukur pandangan masyarakat terhadap kondisi mereka saat ini dibandingkan enam bulan lalu.