Logo Bloomberg Technoz

Kemenperin: Skandal Daihatsu Tak Pengaruhi Kinerja Otomotif RI

Dovana Hasiana
01 February 2024 10:10

Logo mobil Daihatsu./Bloomberg-Kiyoshi Ota
Logo mobil Daihatsu./Bloomberg-Kiyoshi Ota

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan skandal Daihatsu terkait dengan pemalsuan uji tabrakan dan keamanan tidak berpengaruh terhadap industri otomotif Indonesia pada 2023. 

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Hendro Martono mengataka PT Astra Daihatsu Motor (ADM) tetap berproduksi yang pada akhirnya berimplikasi positif terhadap pasar otomotif di Indonesia.

“Dampak ke industri otomotif di Indonesia boleh dibilang tidak ada, nyatanya toh Daihatsu tetap produksi. Pasar [penjualan] otomotif roda empat di Indonesia tembus 1.005.802 pada 2023,” ujar Hendro saat ditemui di kantornya, Rabu (31/1/2024).

Hendro juga mengatakan, skandal Daihatsu juga tidak berpengaruh terhadap kinerja ekspor mobil langsung dalam kondisi utuh dan lengkap atau completely built up (CBU). Sebab, ekspor CBU pada 2023 mencapai sekitar 505.000 unit dan mengalami peningkatan dari 2022 sekitar 473.000 unit. 

Daihatsu Rocky di pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2023, JCC Senayan, Jumat (10/3/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)


Sebelumnya Kemenperin padahal mengkhawatirkan skandal Daihatsu bakal menurunkan tingkat ekspor CBU. Dengan demikian, Hendro kembali menegaskan bahwa skandal Daihatsu tidak berdampak pada realisasi kinerja industri otomotif nasional pada 2023.