Logo Bloomberg Technoz

Mobil Listrik Murah Pakai LFP, Mobil Mewah Pakai Nikel (NMC)

Redaksi
24 January 2024 18:20

Ilustrasi baterai LFP. (Unsplash/Kumpan Electric)
Ilustrasi baterai LFP. (Unsplash/Kumpan Electric)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Proyek penghiliran nikel di dalam negeri, belakangan ini menjadi program yang diunggulkan oleh Presiden Joko Widodo. Namun, mobil yang menggunakan baterai berbahan nikel rata-rata mobil mahal.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan beberapa produsen baterai berbasis nikel (Nickel Manganese Cobalt) adalah Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), LG, Samsung SDI, SK Innovation, Envision, Northvolt, Farasis, Verkor dan PowerCo. 

Adapun pabrikan mobil yang masih menggunakan baterai NMC itu di antaranya Tesla, Hyundai, VW, Ford, Volvo dan BMW. 

"LFP hanya digunakan Tesla untuk produksi mobil yang kualitasnya standar, dan kualitas terbaik tetap dimiliki oleh nikel. Tesla hingga saat ini masih menggunakan baterai mobilnya dengan bahan baku nikel," ujarnya dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu (24/1/2024).

Mobil listrik terbaru Volvo adalah EX30 yang menawarkan dua macam baterai, yakni LFP dan NMC. Untuk LFP daya tempuh mencapai 350 km, sementara untuk NMC memiliki jarak tempuh 480 km. Baterai NMC lebih padat energi dan lebih cepat diisi dibandingkan baterai LFP. Volvo EX30 tipe LFP memiliki harga lebih murah dibandingkan tipe NMC.