Logo Bloomberg Technoz

Laba Samsung Anjlok 35% Permintaan Ponsel dan Chip Terus Melemah

News
09 January 2024 09:10

Ilustrasi chip (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi chip (Sumber: Bloomberg)

Yoolim Lee - Bloomberg News

Bloomberg, Samsung Electronics Co membukukan penurunan laba operasional selama enam kuartal berturut-turut, yang mencerminkan lemahnya permintaan elektronik konsumen, terutama ponsel pintar atau smartphone dan chip memori secara global.

Perusahaan terbesar di Korea Selatan ini melaporkan penurunan pendapatan operasional sebesar 35% menjadi 2,8 triliun won (US$2,1 miliar), dibandingkan dengan rata-rata estimasi analis sebesar 3,7 triliun won. Pendapatan mencapai 67 triliun won, dibandingkan dengan proyeksi 70,31 triliun won.

Hasil ini menggarisbawahi bagaimana permintaan untuk smartphone dan chip memori yang mendukung elektronik modern tetap lesu karena ketidakpastian ekonomi. Pada Desember, saingannya Micron Technology Inc menyampaikan prospek pendapatan yang lebih baik dari proyeksi yang menunjukkan bahwa pembangunan pusat data dapat menutupi pasar komputasi dan perangkat seluler yang lesu.

"Saya rasa ini menunjukkan bahwa rebound lebih lambat dari yang kita semua duga," ujar Tom Kang, direktur riset di Counterpoint Technology Market Research. "Harga tidak naik secepat itu dan permintaan dari sektor-sektor tertentu tidak terlalu kuat."