Logo Bloomberg Technoz

Harga Bijih Besi Anjlok Usai China Tak Janjikan Stimulus Baru

News
13 December 2023 14:50

Tambang bijih besi di Australia. Fotografer: Carla Gottgens/Bloomberg
Tambang bijih besi di Australia. Fotografer: Carla Gottgens/Bloomberg

Liz Yee Xing Ng - Bloomberg News

Bloomberg, Harga bijih besi anjlok setalah China sama sekali tak memberikan stimulus baru setelah pertemuan Partai Komunis China (PKC). Tercata harga bahan baku pembuatan baja ini turun sebanyak 2,9% di Singapura.

Konferensi kerja ekonomi tahunan PKC menetapkan kebijakan industri akan menjadi prioritas utama tahun depan. Tentu saja ini mengecewakan para investor yang telah mencari lebih banyak langkah untuk mendukung ekonomi negara yang sedang sakit.

Menurut ekonom di Bloomberg Economics, Eric Zhu, rencana kebijakan ini akan mengecewakan siapa pun yang berharap melihat China mengubah 'roda gigi' untuk menghidupkan kembali pertumbuhan dan kepercayaan diri dengan stimulus besar-besaran di tahun 2024.

"Komentar tentang kebijakan makro tetap akomodatif, tetapi dengan sedikit petunjuk tentang sikap yang lebih agresif," katanya.