Logo Bloomberg Technoz

Kasus Covid-19 Makin Sedikit, Singapura Cabut Aturan Wajib Masker

News
09 February 2023 15:02

Warga mengenakan masker mengantri di luar bank di Singapura pada bulan Januari. (Sumber: Bloomberg)
Warga mengenakan masker mengantri di luar bank di Singapura pada bulan Januari. (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Singapura akan mencabut aturan kewajiban penggunaan masker di transportasi umum setelah pemerintah mengamati ancaman virus Covid-19 telah berkurang secara signifikan.

Pemerintah Singapura mengatakan kasus Covid-19 tetap stabil meskipun perjalanan wisata meningkat dan dilonggarkannya kebijakan zero-Covid di China. Negara jiran itu mengurangi status kewaspadaannya dari kuning menjadi hijau yang menandakan wabah penyakit yang ringan.

Pelonggaran kebijakan pemakaian masker di bus dan kereta api ini akan dimulai pada 13 Februari. Namun, kementerian kesehatan setempat akan tetap mengimbau masyarakatnya untuk tetap menggunakan masker di lingkungan medis untuk melindungi tenaga kesehatan dari penyakit menular.

Wakil Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong selaku ketua gugus tugas Covid-19 menyampaikan dalam sebuah arahan pada (09/02/2023) bahwa sudah saatnya Singapura melonggarkan regulasi terkait pandemi. Menurutnya meski tugas yang dijalani tidak mudah, tetapi ia berhasil melaluinya berkat masyarakat yang juga turut mengambil peran dalam pengendalian pademi. 

Negeri kota ini mendapatkan pujian dari sejumlah pihak atas pengelolaan krisis Covid-19 paling sukses di dunia. Keberhasilan ini terjadi melalui penerapan langkah-langkah ketat secara seimbang, peningkatan kapasitas darurat, dan kesadaran vaksin. Ia juga menjadi negara berpenghasilan ekonomi besar pertama di Asia yang membuka perbatasan secara penuh untuk turis asing yang sudah divaksin lengkap.

Turis Singapura (Sumber: Bloomberg)