Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan, pemberian bonus merupakan bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Indonesia. Menurutnya, apresiasi tersebut mencerminkan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan insan olahraga.
“Bapak Presiden Prabowo telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menghargai perjuangan atlet Indonesia. Bonus ini bukan sekadar penghargaan atas kemenangan, tetapi merupakan bentuk penghormatan negara kepada para pahlawan olahraga yang telah mencurahkan waktu, tenaga, keringat, bahkan pengorbanan untuk mengibarkan Merah Putih di panggung dunia. Kami ingin apresiasi ini dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi para atlet serta keluarganya,” ujar Erick Thohir.
Selain memastikan penyaluran bonus, pemerintah juga menyoroti pentingnya kemampuan atlet dalam mengelola pendapatan yang diperoleh dari prestasi olahraga. Hal ini menjadi perhatian karena apresiasi finansial yang diterima perlu dimanfaatkan secara tepat untuk mendukung kebutuhan saat ini maupun perencanaan masa depan.
BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet
Erick mengapresiasi keterlibatan BRI yang tidak hanya mendukung proses penyaluran bonus, tetapi juga memberikan pembekalan literasi keuangan kepada para atlet. Edukasi tersebut dinilai penting agar penerima bonus memiliki pemahaman dalam mengelola dana, termasuk melalui tabungan dan investasi yang aman.
“Kami mengapresiasi BRI yang tidak hanya membantu memastikan bonus tersalurkan dengan baik, tetapi juga memberikan edukasi literasi keuangan kepada para atlet. Bonus ini merupakan hasil dari perjuangan besar, sehingga harus dikelola secara bijak, mulai dari menabung, berinvestasi secara aman, hingga mempersiapkan masa depan atlet dan keluarganya,” tegas Erick.
Sebagai bagian dari dukungan tersebut, BRI bersama Kemenpora menyelenggarakan program literasi keuangan bertajuk “Financial Champions: Beyond the Podium”. Kegiatan ini berlangsung di Grand Ballroom Discovery Ancol, Jakarta, Kamis (29/10/2026), dan diikuti sekitar 300 atlet peserta Asian Games ke-20 serta Asian Para Games ke-5.
Program tersebut memberikan pembekalan mengenai pengelolaan bonus dan pendapatan, investasi yang aman, hingga perencanaan masa pensiun. Peserta juga mendapatkan informasi mengenai berbagai solusi perbankan, mulai dari produk tabungan, layanan transaksi, hingga proteksi.
Materi tersebut diarahkan untuk membantu atlet memahami pengelolaan keuangan secara lebih terencana. Dengan demikian, pendapatan yang diperoleh dari pencapaian olahraga tidak hanya digunakan untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga dapat mendukung kestabilan finansial setelah masa aktif sebagai atlet berakhir.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, keterlibatan perseroan dalam penyaluran bonus merupakan bagian dari peran BRI sebagai mitra strategis pemerintah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan layanan perbankan untuk membantu pelaksanaan program pemerintah secara andal.
“BRI bangga dapat menjadi bagian dari apresiasi negara kepada para atlet dan pelatih berprestasi. Bagi kami, dukungan terhadap penyaluran bonus tidak hanya bertujuan memastikan dana diterima, tetapi kami juga memberikan edukasi keuangan, dengan harapan bonus yang diterima dapat dikelola menjadi bagian dari perencanaan masa depan atlet dan keluarganya,” ujar Hery.
Menurut Hery, apresiasi terhadap atlet tidak semestinya berhenti pada pemberian bonus setelah kompetisi. Dukungan terhadap kesejahteraan atlet juga perlu mencakup pembekalan yang membantu mereka mempersiapkan kehidupan di luar arena pertandingan.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya BRI memperluas dukungan terhadap ekosistem olahraga nasional. Selain mendukung aspek finansial melalui penyaluran bonus, perseroan juga berupaya meningkatkan pemahaman atlet terhadap layanan dan pengelolaan keuangan.
BRI Lanjutkan Penyaluran Bonus Atlet Berprestasi
Dukungan BRI terhadap penyaluran bonus atlet Asian Games dan Asian Para Games melanjutkan keterlibatan perseroan dalam program apresiasi pemerintah kepada insan olahraga. Sebelumnya, sepanjang Januari hingga Maret 2026, BRI telah menyalurkan bonus SEA Games dan ASEAN Para Games kepada 1.312 rekening penerima.
Total dana yang disalurkan untuk kedua ajang tersebut mencapai sekitar Rp638 miliar. Dengan tambahan fasilitasi 219 rekening penerima bonus Asian Games dan Asian Para Games, BRI kembali memperkuat kontribusinya dalam mendukung penghargaan terhadap prestasi atlet nasional.
Secara keseluruhan, dukungan tersebut memperlihatkan peran layanan perbankan dalam membantu pemerintah menyalurkan apresiasi kepada atlet dan pelatih. Proses penyaluran melalui rekening juga menjadi bagian dari pemanfaatan layanan keuangan untuk mendukung distribusi dana kepada para penerima.
Di sisi lain, pemberian edukasi keuangan menjadi pelengkap agar apresiasi yang diterima dapat memberikan manfaat lebih panjang. Atlet diharapkan memiliki kemampuan untuk mengatur pendapatan, memahami risiko investasi, serta menyiapkan kebutuhan finansial setelah tidak lagi aktif berkompetisi.
Hery menegaskan, komitmen BRI terhadap dunia olahraga mencakup dukungan yang berkelanjutan, bukan hanya ketika atlet meraih kemenangan. Perseroan ingin turut mengambil bagian dalam perjalanan atlet untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menorehkan prestasi.
“Prestasi atlet adalah kebanggaan bangsa, tetapi kesejahteraan mereka adalah tanggung jawab yang harus kita jaga bersama. BRI ingin hadir bukan hanya saat para atlet berdiri di podium kemenangan, tetapi juga dalam perjalanan mereka membangun masa depan yang lebih baik,” pungkas Hery.
(tim)































