Logo Bloomberg Technoz

“Kami ingin kerja KOWANI dekat dengan kehidupan perempuan sehari-hari: kesempatan memperoleh penghasilan, rasa aman, akses pendidikan, dan ruang untuk ikut mengambil keputusan. Pengalaman organisasi anggota di lapangan menjadi bekal penting untuk menentukan langkah yang tepat,” katanya.

KOWANI menghargai pengabdian para pendahulu, tokoh perempuan, dan seluruh organisasi anggota yang telah membangun serta merawat organisasi ini. Sumbangsih tersebut menjadi bekal untuk melanjutkan peran KOWANI di tengah perubahan kebutuhan masyarakat.

“KOWANI tumbuh melalui kerja banyak perempuan dari berbagai latar belakang. Kami ingin menjaga hubungan baik itu, mendengarkan masukan, dan memberi ruang bagi setiap generasi untuk berkontribusi,” lanjut Refi.

Dalam menjalankan agendanya, KOWANI juga akan mengembangkan kemitraan dengan pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap perempuan dan anak. 

“Kami terbuka untuk kerja sama yang memberi manfaat nyata. Melalui organisasi anggota, kami berharap dapat ikut menyampaikan kebutuhan perempuan di masyarakat dan mengupayakan langkah bersama untuk menjawabnya,” ujarnya.

Dengan akar sejarah pada Kongres Perempuan Indonesia tahun 1928, KOWANI melanjutkan semangat kerja bersama perempuan lintas latar belakang dalam pengabdian kepada bangsa.

“Warisan para pendahulu adalah keberanian perempuan untuk ikut menentukan masa depan bangsanya. Tanggung jawab kita hari ini adalah melanjutkan pengabdian itu melalui pekerjaan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Refi.

(tim)

No more pages