Harga iPhone Duo yang dibanderol dari US$1.999, tetapi Apple tidak memiliki kesiapan perangkat penggantian untuk seri terbaru, menjadi sebuah kekecewaan tersendiri yang Centrino31A rasakan.
Vishnu Rajkumar, pengguna perangkat Apple lain asal Chennai, India mengaku, “saya mencoba membuka layarnya dan merasakan ketegangan yang tidak biasa.” Setelah menekan sedikit lebih keras, “layar mulai retak,” terang Rajkumar. “Pada awalnya hanya retakan kecil, dan semakin melebar usai berulang kali dilipat berkali-kali.”
Cerita lain dari pemilik iPhone Duo, Surya Mangi asal Texas, bercerita setelah penggunaan 30 jam layar retak, padahal perlakuan buka tutup ponsel dilakukan secara normal.
“Saya mencoba menggantinya, tetapi tidak ada Apple Store di sekitar sini, jadi saya diminta mengirimkannya dan harus tanpa ponsel selama lebih dari seminggu,” katanya. Apple akhirnya akan mengirimkan perangkat pengganti kepada Mangi melalui pos kilat.
Dilaporkan Bloomberg News, perusahaan telah mengakui terjadi masalah hingga memengaruhi layar bagian pada beberapa unit, di mana Apple menyarankan para pengguna yang mengalaminya segera menghubungi AppleCare untuk meminta penggantian unit.
Langkah Apple merilis iPhone Duo untuk pertama kalinya pada Jumat lalu, dengan harapan sebagai mesin pendapatan baru di masa depan, awalnya diklaim sebagai penyempurnaan ponsel lipat di pasaran, seperti engsel yang lebih sempurna hingga teknologi layar terbaik. Banyaknya keluhan dari pengguna tentu menjadi kemunduran, mengingat pengembangannya telah memakan waktu lebih dari 10 tahun.
Apple diketahui terus menyempurnakan tampilan layar sisi terdalam dengan target menyamarkan bekas lipatan jika ponsel dalam posisi terbuka. CEO baru perusahaan, John Ternus, sebelumnya menyepelekan ponsel lipat lain yang ada di pasaran dengan kualitas yang jauh tertinggal.
iFixit mencoba membongkar ponsel yang dikeluhkan terdapat tonjolan di layar bagian dalam, kemudian menilai masalah disebabkan oleh kerusakan pada salah satu bagian engsel. Kondisi yang mendorong layar, lalu retak.
Berdasarkan data Bloomberg, kerusakan perangkat pernah terjadi tahun 2014 pada iPhone 6 Plus dan 2010 pada iPhone 4, yang dilaporkan saat itu hilang sinyal. Dalam kedua kasus tersebut, perusahaan berhasil mengatasi masalah tersebut tanpa mengalami kerugian yang berarti.
Kondisi ini menjadi catatan khusus bagaimana Apple memastikan setiap kualitas produknya, terang analis Francisco Jeronimo dari IDC, namun mengapresiasi respons cepat perusahaan untuk segera melaporkan catat produk iPhone Duo ke AppleCare. Pasalnya dengan keterbukaan akan meminimalisasi dampak negatif di masa mendatang.
(red/wep)
































