Logo Bloomberg Technoz

2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Tumbuh Tinggi tapi Dampaknya Mini

Pramesti Regita Cindy
20 October 2026 14:10

Prabowo Gibran dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025, Jakarta, (1/10). (Tangkapan layar Sekretariat Presiden)
Prabowo Gibran dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025, Jakarta, (1/10). (Tangkapan layar Sekretariat Presiden)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka genap pada hari ini, Selasa (20/10/2026). 

Namun, dua tahun kepemimpinan keduanya dinilai masih banyak catatan yang mesti jadi pembenahan utamanya dari sisi ekonomi. 

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti berpandangan, meski pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,03% pada 2024, meningkat menjadi 5,11% pada 2025, dan mencapai sekitar 5,29% pada kuartal II-2026, tapi pertumbuhan tersebut dinilai belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. 


Salah satu indikatornya adalah besarnya jumlah pekerja yang masih bergantung pada sektor informal. Ia mencatat setidaknya 59,42% pekerja di Indonesia masih bekerja di sektor informal yang mana angka ini meningkat 57% dibadingkan tahun sebelumnya. 

"Pekerja yang berada di sektor informal ini itu tidak bisa menikmati ya jaminan dari pensiun, jaminan kesehatan yang mereka dapatkan kalau mereka bekerja di sektor formal."