Logo Bloomberg Technoz

ANTAM Perkuat Mentoring untuk Cetak Pemimpin Perempuan Baru

Rayo Rezar S
14 September 2026 14:00

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Arini Kasmira saat berbicara dalam Intimate Dinner Women on The Move 2026 di Lombok, Sabtu (12/9/2026).
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Arini Kasmira saat berbicara dalam Intimate Dinner Women on The Move 2026 di Lombok, Sabtu (12/9/2026).

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepemimpinan perempuan di sektor industri tidak hanya ditentukan oleh jumlah perempuan yang berada di posisi strategis, tetapi juga kemampuan mereka membuka ruang bagi generasi berikutnya. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT ANTAM Tbk Arini Kasmira menilai mentoring menjadi salah satu cara untuk memperluas kepemimpinan perempuan di lingkungan kerja.

Arini mengatakan dirinya secara aktif memilih dan membina sejumlah perempuan di level BOD-1. Menurut dia, proses tersebut penting agar perempuan memiliki ruang untuk belajar, mengambil tanggung jawab, dan berkembang menuju posisi kepemimpinan.

“Misalnya saya memang memilih dari 6 BOD-1 saya, saya pilih 2 perempuan dan saya mentoring gitu terus,” ujar Arini dalam sesi “Women Leading Change and Creating Impact” Bloomberg Technoz Women On The Move 2026.

Pendekatan tersebut tidak hanya dilakukan melalui pembinaan formal. Arini juga berupaya memberi kesempatan kepada perempuan yang berada di berbagai jenjang organisasi untuk mendapatkan coaching dan mentoring.

“Jadi memang kasih contoh, dan mungkin tambahannya juga ambil beberapa yang dari bawah, dari tengah, dari atas tuh saya beberapa milih untuk saya coaching dan mentoring,” katanya.

Menurut Arini, dukungan tersebut dibutuhkan karena perempuan di sektor yang didominasi laki-laki masih menghadapi tantangan ketika menyampaikan pandangan. Karena itu, kehadiran pemimpin perempuan dapat menjadi jembatan untuk membangun kepercayaan diri sekaligus memperluas partisipasi.

“Jadi kita harus liatin, tunjukin, dan coaching, mentoring juga,” ujarnya.

Bagi Arini, investasi pada mentoring pada akhirnya bukan hanya soal pengembangan individu, melainkan membangun kesinambungan kepemimpinan perempuan di perusahaan. Ia berharap lebih banyak perempuan dapat mengambil peran strategis dalam beberapa tahun mendatang.