Pendidikan Jadi Modal Arini Kasmira Pimpin Keuangan ANTAM

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pendidikan menjadi salah satu fondasi perjalanan Arini Kasmira hingga dipercaya sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM).
Arini menyebut capaian akademiknya sebagai sebuah “gift” yang sekaligus membawa tanggung jawab untuk dimanfaatkan bagi kepentingan yang lebih luas.
“Saya lulusan terbaik, di Liverpool, Harvard, itu murni karena Allah aja, maksudnya itu gift, sometimes those gift being curse juga, kalau kalian tidak memanfaatkan giftnya,” ujar Arini dalam sesi Intimate Dinner Bloomberg Technoz Women On The Move 2026 di Lombok.
Menurutnya, pendidikan tidak semestinya berhenti pada pencapaian pribadi. Pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh harus diterjemahkan menjadi kontribusi, terutama ketika seseorang mendapat kesempatan memegang posisi strategis.
Pandangan itu semakin kuat dalam konteks BUMN. Arini menilai posisi di perusahaan negara membawa tanggung jawab yang melampaui kepentingan profesional pribadi.
“Karena saya kerja di BUMN, gak boleh kita sia-siain,” katanya.
Ia melihat dampak pekerjaan di BUMN dapat menjangkau masyarakat dalam skala besar. Karena itu, kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan harus digunakan untuk menghasilkan manfaat yang lebih luas.
“Kalau kamu hanya untuk rumah tanggamu, ya 1, 2, tapi kalau society, kami, grup itu mungkin 30-50 ribu orang, ya impactnya rame yang ngerasain,” ujar Arini.
Sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ANTAM, latar pendidikan dan pengalaman tersebut menjadi bagian dari modal dalam menjalankan fungsi strategis perusahaan, khususnya dalam menjaga pengelolaan keuangan sekaligus mengantisipasi berbagai risiko bisnis.
Bagi Arini, kesempatan pendidikan pada akhirnya bukan hanya soal gelar. Pendidikan menjadi bekal untuk mengambil tanggung jawab dan menciptakan dampak.
“Jadi harus ada yang ngasih contoh, kenapa bukan kita?” tuturnya.
Pesan tersebut sekaligus mencerminkan pandangannya mengenai kepemimpinan perempuan. Ketika perempuan memiliki kompetensi dan memperoleh kesempatan memimpin, pengalaman tersebut dapat menjadi contoh bagi generasi berikutnya.
Dengan demikian, pendidikan bagi Arini tidak berhenti sebagai pencapaian akademik. Di ANTAM, modal tersebut berlanjut menjadi tanggung jawab profesional dalam mengelola keuangan dan risiko perusahaan serta menciptakan dampak yang lebih luas.
































