Logo Bloomberg Technoz

Sejak saat itu, perusahaan bertransformasi menjadi bank digital. Sejak saat ini pula, Bank Jago (ARTO) belum pernah membagikan dividen kepada para pemegang saham.

Sepanjang semester I-2026, Bank Jago (ARTO) menunjukkan pertumbuhan dari sisi jumlah nasabah, dana pihak ketiga (DPK) hingga kredit.

Penyaluran kredit tercatat sebesar Rp26,6 triliun pada akhir Juni 2026, naik 24% secara tahunan.

Sementara, total DPK Bank Jago mencapai Rp27,6 triliun, meningkat 23% dari Rp22,4 triliun pada akhir Juni tahun lalu. Pencapaian ini didorong oleh pencapaian 20,1 juta nasabah pada posisi akhir Juni 2026, yang mencakup 14,7 juta nasabah funding pengguna Aplikasi Jago. 

Pertumbuhan tersebut turut mendorong total aset Bank Jago yang mencapai Rp41,4 triliun dan laba bersih mencapai Rp189 miliar per semester I-2026.

(red)

No more pages