BNI (BBNI) Catat Perbaikan Cost of Fund
Muhammad Fikri
09 September 2026 18:56

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berhasil memperbaiki cost of fund sebesar 20 basis poin (bps) menjadi 2,6% pada semester I-2026. Perbaikan ini menunjukkan penurunan beban pendanaan perseroan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,8%.
Direktur Finance & Strategy BBNI Hussein Paulo Kartajumena menilai perbaikan biaya dana tersebut masih dapat dilanjutkan, seiring dengan upaya perseroan memperkuat penghimpunan dana murah atau current account saving account (CASA).
"Cost of fund kami 2,6% di semester I-2026 dibandingkan dengan 2,8% di semester I-2025, jadi ada improvement sekitar 20 basis poin. Kami melihat masih ada ruang untuk perbaikan," ujar Hussein dalam Public Expose BBNI, Rabu (9/9/2026).
Hingga Juni 2026, dana tabungan BNI tumbuh 10% secara tahunan, sementara giro meningkat 12%. Perseroan menyebut pertumbuhan tersebut menunjukkan adanya peningkatan pangsa pasar dana pihak ketiga (DPK).
BNI juga terus mendorong penghimpunan CASA melalui kanal digital, termasuk wondr by BNI dan BNI Direct. Jumlah rekening payroll BNI meningkat dari sekitar 5 juta menjadi 6 juta dalam setahun, atau tumbuh 20%.



























