Logo Bloomberg Technoz

Perusahaan telah memiliki pengalaman selama 15 tahun dalam mengoperasikan server farm di negara Nordik tersebut, di mana pusat data umumnya beroperasi secara lebih berkelanjutan dibandingkan di sebagian besar tempat lain di dunia.

Pusat data di Finlandia menggunakan lebih sedikit air dan lebih banyak energi terbarukan dibandingkan negara Uni Eropa mana pun, serta menempati peringkat kedua dalam hal efisiensi penggunaan daya dan kemampuan daur ulang energi, menurut laporan tahun 2025 yang dipesan oleh badan eksekutif Uni Eropa yang untuk pertama kalinya memetakan keberlanjutan industri data.

Investasi Finlandia ini merupakan bagian dari upaya Alphabet mempercepat perluasan kapasitas komputasi AI. Raksasa Silicon Valley tersebut pada bulan Juli menaikkan proyeksi belanja modalnya hingga mencapai US$205 miliar tahun ini dalam persaingan dengan para pesaingnya untuk mendominasi lanskap AI.

Proyek-proyek di Finlandia belum memicu reaksi publik yang seintensif beberapa lokasi yang diusulkan di AS atau bagian lain Eropa, di mana kekhawatiran terkait penggunaan lahan dan sumber daya serta biaya listrik telah menunda atau menggagalkan proyek-proyek tersebut. 

Di AS, kontribusi pusat data terhadap kenaikan tagihan listrik menjadi isu utama dalam pemilihan umum tengah periode yang akan datang.

Sekitar 96% listrik yang dihasilkan di negara Nordik ini berasal dari produksi bebas karbon, sebagian besar merupakan campuran tenaga nuklir dan energi terbarukan. Iklim Finlandia membuat kebutuhan pendinginan lebih sedikit, dan seringkali udara saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Banyak pusat data dibangun dengan sistem loop tertutup yang mengurangi pemborosan air, sementara unit Google di Hamina menggunakan air laut untuk pendinginan.

Selain itu, panas yang dihasilkan oleh server dapat ditangkap untuk menghangatkan rumah-rumah di daerah yang memiliki sistem pemanas distrik.

(bbn)

No more pages