Logo Bloomberg Technoz

Kemhan: Helikopter Jepang Tangani Karhutla Pekan Depan

Dovana Hasiana
09 September 2026 10:45

Potret Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan. (Dok. BNPB)
Potret Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan. (Dok. BNPB)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Pertahanan menjadwalkan tiga Helikopter CH-47 Chinook milik Jepang diperbantukan dalam operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia pada 12–19 September 2026. Meski demikian, jadwal tersebut tetap menyesuaikan kesiapan serta perkembangan situasi yang ada di lapangan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo mengatakan tiga helikopter tersebut memiliki kemampuan untuk mendukung operasi penyiraman dari udara atau water bombing kapasitas besar. Dalam hal ini, Jepang juga mengerahkan sekitar 180 personel yang terdiri dari kru untuk mengoperasikan ketiga helikopter tersebut dan unsur-unsur pendukung lainnya.

“Ketiga helikopter tersebut dibawa menggunakan kapal JS Kunisaki bersama dengan sekitar 150 awak kapal. Sesuai rencana saat ini, JS Kunisaki dijadwalkan akan tiba di Terminal Pelabuhan Kijing, Kalimantan Barat, pada 9 September 2026,” ujar Tri dalam konferensi pers, Selasa (08/09/2026). 


Setelah kedatangan, kata dia, helikopter tersebut tentunya tidak serta merta langsung digunakan dalam operasi. Namun, helikopter akan melalui tahapan penyiapan sistem dan uji penerbangan atau flight test untuk memastikan seluruh aspek kesiapan dan keselamatan penerbangan terpenuhi. Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai dengan rencana, maka dukungan helikopter Jepang tersebut direncanakan dapat digunakan dalam operasi pemadaman pada 12–19 September 2026. 

Dia menggarisbawahi tambahan tiga Helikopter CH-47 Chinook ini penting. Hal ini terjadi karena karakteristik kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan seluruh titik api tidak selalu bisa dijangkau secara efektif melalui operasi darat. Helikopter CH-47 akan mendukung pemadaman dari udara melalui kemampuan water bombing