Logo Bloomberg Technoz

KPK: Sejumlah Saksi Tak Hadiri Pemeriksaan Karena Erupsi Gunung

Dovana Hasiana
08 September 2026 21:00

Aktivitas Anak Krakatau. (dok. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG))
Aktivitas Anak Krakatau. (dok. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG))

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan sejumlah saksi dalam penyidikan perkara tidak dapat hadir untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, kemarin. Hal ini terjadi karena adanya kendala dalam penerbangan menuju DKI Jakarta menyusul kondisi debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan saksi yang dimaksud adalah pegawai PT AMGM Syarif Hidayat; Kabag Umum Setda Kabupaten Lombok Barat Lalu Rifhandani; Staf Keuangan PT Meconel Sistim Instrument Helena Bulu; dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lombok Barat Lalu Rudi Iskandar. 

“Saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi benturan kepentingan dan suap dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (08/09/2026).  


“Saksi lainnya tidak dapat memenuhi panggilan karena terkendala penerbangan menuju Jakarta, menyusul kondisi debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.”

Perlu diketahui, setidaknya terdapat tujuh bandar udara yang mengalami penutupan sementara imbas abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, kemarin. Dua dari tujuh bandara yang dimaksud melayani penerbangan dari dan ke DKI Jakarta, yakni Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma. Namun, kedua bandara tersebut sudah mulai kembali beroperasi pada hari ini, Selasa (08/09/2026).