Sungai Barito:
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI)
Dalam laporan tahunan AADI 2025, dijelaskan batu bara yang telah dikeluarkan dari tambang ditampung sementara di run of mine.
Di Kalimantan Selatan, sebagian besar batu bara dari ROM diangkut ke fasilitas pengolahan dan pemuatan tongkang batu bara di terminal khusus batu bara Kelanis di sungai Barito .
PT Adaro Logistics juga memiliki anak usaha yang menjalankan bisnis pengangkutan batu bara di sungai Barito melalui PT Maritim Barito Perkasa (MBP).
MBP mengoperasikan transportasi laut atau sungai dengan mengirimkan batu bara dari pelabuhan muat di Kelanis, Muara Tuhup dan Teluk Timbau di Kalimantan Tengah, dan Gandus serta Lematang di Sumatera Selatan, ke titik alih muat kapal di Taboneo, Kalimantan Selatan dan Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Per Juni 2024, armada MBP terdiri dari 70 tongkang, 72 kapal tunda, dan tiga kapal berbaling-baling (SPB) dengan kapasitas angkut batu bara lebih dari 771.000 ton.
MBP juga memiliki tujuh fasilitas alih muat yang terdiri dari empat derek apung dan tiga floating transfer unit (FTU) dengan kapasitas 222.000 ton per hari.
Per Juni 2024, MBP mengangkut sebanyak 34,6 juta ton batu bara grup perseroan dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) baik menggunakan tongkang sendiri dan tongkang pihak ketiga.
(red)






























