Logo Bloomberg Technoz

Bertambah Lagi, Kini 8 Bandara Ditutup Imbas Erupsi Anak Krakatau

Ibnu Affan
06 September 2026 17:37

Suasana saat penutupan sementara Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Suasana saat penutupan sementara Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali memberikan update dampak Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap layanan. Kini, sebanyak total 8 bandar udara di Indonesia ditutup sementara.

Terbaru, dua Bandara yakni Bandara Taufik Kiemas (TFY) Lampung dan juga Bandara Atung Bungsu Pagaralam, Sumatra Selatan yang juga ikut terpapar sebaran abu vulkanik.

Berikut 8 bandara yang ditutup sementara, berdasarkan data Direktorat Meteorologi Penerbangan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada hari ini, Minggu (6/9/2026), per pukul 14.00:

  1. CGK - Soekarno-Hatta: CLOSED pukul 02.08 - 17.30 WIB
  2. 2. HLP - Halim Perdanakusuma: CLOSED pukul 07.20 - 18.00 WIB
  3. 3. TKG - Radin Inten II Lampung: CLOSED pukul 04.18 - 18.00 WIB updated
  4. 4. BDO - Husein Sastranegara : CLOSED pukul 12.07 - 16.00 WIB
  5. 5. RTO - Budiarto Curug: CLOSED pukul 06.48 - 17.30 WIB
  6. 6. PCB - Pondok Cabe: CLOSED pukul 10.05 - 14.00 WIB
  7. 7. TFY - Taufik Kiemas: CLOSED pukul 11.30 - 15.00 WIB
  8. 8. PXA - Atung Bungsu: CLOSED pukul 13.34 - 17.00 WIB.

Berdasarkan update monitoring per pukul 10.35 WIB, terdapat 373 penerbangan yang terdampak akibat penutupan sejumlah bandara sebagai dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau., rincian penerbangan terdampak akibat penutupan bandara adalah sebagai berikut.

  • Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK): 202 penerbangan terdampak, dengan rincian:
1. Cancel: 172 penerbangan
2. Delay: 18 penerbangan
3. Postpone: 7 penerbangan
4. Divert: 4 penerbangan
5. Return to Base (RTB): 1 penerbangan

  • Bandar Udara Radin Inten II (TKG): 8 penerbangan terdampak, seluruhnya berstatus cancel.
  • Bandar Udara Halim Perdanakusuma (HLP): 29 penerbangan terdampak, seluruhnya berstatus cancel.
  • Bandara lainnya: 277 penerbangan terdampak, berupa penerbangan kedatangan dan keberangkatan yang memiliki rute menuju atau berasal dari bandar udara yang terdampak penutupan.