Logo Bloomberg Technoz

Apple mengembangkan fitur tersebut menggunakan data lebih dari 100.000 peserta dan mengujinya melalui penelitian klinis yang melibatkan sekitar 2.000 orang. Fitur ini dirancang sebagai sistem pemberitahuan, bukan pengganti pemeriksaan tekanan darah menggunakan alat medis.

Apple juga memperkenalkan sistem penilaian tidur baru. Sistem tersebut memperhitungkan durasi tidur, tahapan tidur, serta konsistensi waktu tidur dan bisa dilihat langsung dari Apple Watch maupun aplikasi Kesehatan. Dari sisi konektivitas, Series 11 mendukung jaringan 5G melalui rancangan antena baru. Pengisian cepat selama 15 menit dapat memberikan penggunaan hingga delapan jam.

Daya tahan baterainya mencapai 24 jam dalam penggunaan normal dan hingga 38 jam dalam mode hemat daya. Model berbahan aluminium menggunakan kaca Ion-X yang diklaim Apple memiliki ketahanan terhadap goresan dua kali lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

Apple Watch Series 11 tersedia dalam ukuran 42 mm dan 46 mm. Harganya mulai US$399 atau sekitar Rp6,6 juta untuk model GPS dan US$499 atau sekitar Rp8,2 juta untuk GPS dengan koneksi seluler.

Samsung Galaxy Watch Ultra 2

Samsung Galaxy Watch Ultra 2 menjadi pilihan untuk pengguna yang membutuhkan smartwatch tangguh, khususnya untuk kegiatan luar ruangan. Jam tangan pintar ini menggunakan bodi berbahan titanium dan dibuat 12% lebih tipis dibandingkan Galaxy Watch Ultra generasi sebelumnya. Layarnya berukuran 1,52 inci menggunakan kaca kristal safir dan panel Super AMOLED.

Tingkat kecerahan layar mencapai 5.000 nit sehingga tetap lebih mudah dilihat ketika digunakan di bawah sinar matahari langsung. Galaxy Watch Ultra 2 menggunakan cip Snapdragon Wear Elite yang dibuat dengan teknologi 3 nanometer. Kapasitas baterainya mencapai 800 mAh, meningkat 35% dibandingkan generasi sebelumnya.

Samsung juga menghadirkan mode Lari Lintasan yang dapat mencatat perubahan ketinggian dan kondisi medan ketika pengguna berlari di luar ruangan.

Untuk pemantauan kesehatan, Galaxy Watch Ultra 2 mengandalkan sistem sensor BioActive. Fitur yang tersedia mencakup pendeteksian gangguan pernapasan saat tidur yang telah mendapatkan izin FDA, Skor Kesehatan Jantung, serta pemantauan beban aktivitas harian untuk membantu pengguna mengatur waktu latihan dan pemulihan.

Ilustrasi kemunculan spesifikasi Galaxy Watch Ultra 2 (Dok. X.com/Ice Universe)

Galaxy Watch Ultra 2 dibanderol mulai US$699 atau sekitar Rp11,5 juta untuk versi LTE di Amerika Serikat. Harga di Eropa mulai 749 euro atau sekitar Rp14,6 jutaz

Google Pixel Watch 5

Google Pixel Watch 5 menjadi pilihan bagi pengguna perangkat Google, terutama mereka yang menginginkan integrasi kecerdasan buatan Gemini pada smartwatch. Desainnya masih mempertahankan bentuk bulat dengan kaca melengkung yang menjadi ciri khas seri Pixel Watch. Namun, Google memperluas integrasi Gemini sekaligus menambahkan sejumlah fitur kesehatan baru.

Salah satu fitur yang paling menarik adalah pendeteksian kondisi darurat akibat gangguan pernapasan. Fitur tersebut akan diluncurkan pertama kali di Eropa dan bekerja dengan memantau penurunan kadar oksigen dalam darah secara drastis.

Jika sistem mendeteksi kondisi darurat dan pengguna tidak memberikan respons, Pixel Watch 5 dapat secara otomatis menghubungi layanan darurat.

Google juga meningkatkan daya tahan baterai. Model 41 mm memiliki baterai 332 mAh dengan daya tahan hingga 30 jam ketika layar selalu aktif. Sementara model 45 mm menggunakan baterai 465 mAh dengan daya tahan hingga 40 jam.

Kedua model dapat mengisi daya hingga 50% dalam waktu sekitar 15 menit menggunakan dudukan pengisi daya bawaan.

Google Pixel Watch 3. (Dok: Bloomberg)

Pixel Watch 5 ukuran 41 mm dibanderol mulai US$399 atau sekitar Rp6,6 juta untuk versi Wi-Fi dan US$499 atau sekitar Rp8,2 juta untuk LTE.

Sementara versi 45 mm dibanderol mulai US$429 atau sekitar Rp7,1 juta untuk Wi-Fi dan US$529 atau sekitar Rp8,7 juta untuk LTE.

Garmin Fenix 9

Garmin Fenix 9 ditujukan untuk pengguna yang banyak melakukan aktivitas luar ruangan, seperti mendaki, berlari, atau menjelajah wilayah dengan medan berat. Smartwatch ini memiliki layar dengan tingkat kecerahan hingga 3.000 nit, dukungan komunikasi melalui satelit, serta daya tahan baterai yang jauh lebih panjang dibandingkan sebagian besar smartwatch umum.

Garmin mengeklaim Fenix 9 dapat digunakan hingga 57 hari, tergantung mode penggunaan. Perusahaan juga meluncurkan Fenix 9 Pro yang memiliki konektivitas inReach bawaan untuk komunikasi dua arah melalui satelit tanpa harus terhubung ke ponsel.

Fenix 9 memiliki penyimpanan internal 64 GB yang dapat digunakan untuk menyimpan sekitar 7.000 lagu agar dapat diputar tanpa koneksi internet.

Perangkat tersebut juga dilengkapi peta TopoActive untuk sejumlah benua. Untuk aktivitas olahraga, tersedia fitur seperti kesiapan latihan, penilaian daya tahan, serta aplikasi elektrokardiogram untuk mendeteksi tanda gangguan irama jantung tertentu.

Garmin juga memperkenalkan Garmin Epic yang menggabungkan aktivitas, foto, dan data kesehatan dari beberapa hari ke dalam satu linimasa.

Garmin Fenix 9 dibanderol mulai US$999,99 atau sekitar Rp16,5 juta. Sementara Fenix 9 Pro mulai US$1.099,99 atau sekitar Rp18,1 juta.

Amazfit Balance 3

Amazfit Balance 3 menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan smartwatch dengan fitur cukup lengkap tetapi tidak ingin membayar harga kelas flagship. Perangkat ini memiliki layar AMOLED 1,5 inci yang dilindungi kaca kristal safir. Tingkat kecerahan layarnya mencapai 3.000 nit.

Balance 3 hadir dengan bodi berukuran 51,4 mm. Ketebalannya mencapai 14,6 mm dengan bobot 62 gram untuk versi berbahan baja tahan karat. Amazfit juga menyiapkan versi titanium yang lebih ringan dengan bobot 55 gram.

Smartwatch tersebut memiliki ketahanan air 10ATM sehingga dapat digunakan untuk aktivitas air dengan tingkat ketahanan yang lebih tinggi dibandingkan smartwatch biasa.

Amazfit juga membekali Balance 3 dengan sistem HybridCharge Energy Intelligence. Sistem ini menganalisis beban latihan, tingkat stres harian, dan pola tidur guna membantu menentukan kapan pengguna sebaiknya berolahraga dan istirahat.

Amazfit belum mengumumkan harga global Balance 3. Sebagai gambaran, generasi sebelumnya, Balance 2, diluncurkan dengan harga US$299 atau sekitar Rp4,9 juta di Amerika Serikat.

(mef/wep)

No more pages