Lonjakan ekspor minyak Venezuela pada Agustus ini membalikkan tren penurunan yang sempat mencapai titik terendah dalam lima bulan pada Juli.
Kilang-kilang minyak India mendorong permintaan tersebut setelah mereka mengurangi pembelian dari pemasok utama, Rusia, akibat gangguan aliran minyak yang disebabkan oleh serangan Ukraina.
Pengiriman ke India sempat anjlok hingga separuhnya pada Juli setelah jeda singkat dalam konflik Iran membuat pasokan minyak Timur Tengah yang sebelumnya tertahan kembali tersedia di pasar.
Sementara itu, China belum melakukan pembelian minyak sama sekali sejak AS berupaya menggulingkan pemimpin otoriter Nicolás Maduro pada Januari.
(bbn)
No more pages






























