Sementara itu, Bank Pembangunan Daerah (BPD) juga dilengkapi kode tiga digit untuk mendukung transaksi regional. Bank DKI Jakarta tercatat dengan kode 111, Bank BJB 110, Bank BPD DIY 112, Bank JATENG 113, dan Bank JATIM 114.
Wilayah Sumatra diwakili BPD Aceh 116, Bank SUMUT 117, Bank Jambi 115, Bank NAGARI 118, Bank Bengkulu 133, Bank Riau Kepri 119, Bank SUMSEL BABEL 120, serta Bank Lampung 121.
Untuk kawasan Bali dan Nusa Tenggara, berlaku Bank BPD Bali 129, Bank NTB 128, dan Bank NTT 130. Seluruh jaringan ini menghubungkan sistem pembayaran antardaerah secara terintegrasi.
Area Kalimantan ditopang oleh Bank KALSEL 122, Bank KALBAR 123, Bank KALTIMTARA 124, dan Bank KALTENG 125. Setiap wilayah memiliki akses transaksi langsung ke pusat keuangan nasional.
Sulawesi hingga Indonesia Timur dilayani Bank SULSELBAR 126, Bank SULUTGO 127, Bank SULTENG 134, Bank SULTRA 135, Bank Maluku MALUT 131, serta Bank PAPUA 132.
Jaringan Swasta, Perbankan Syariah, dan Bank Digital
Sektor swasta nasional dan asing mencakup deretan instansi keuangan dengan basis nasabah besar. Bank BCA tercatat menggunakan kode 014, Bank Danamon 011, Bank Permata 013, Bank Maybank Indonesia 016, Bank Panin 019, dan Bank CIMB Niaga 022.
Pilihan swasta lainnya meliputi Bank UOB Indonesia 023, Bank OCBC NISP 028, Bank DBS Indonesia 046, Bank HSBC Indonesia 087, Bank Sinarmas 153, Bank BTPN 213, Bank Mega 426, serta Bank KB Bukopin 441.
Beberapa nama bank swasta pendukung meliputi Bank Ekspor Indonesia 003, Bank Arta Niaga Kencana 020, Bank Lippo 026, Bank Multicor 036, Bank Artha Graha Internasional 037, Bank Credit Agricole Indosuez 039, dan Bank Resona Perdania 047.
Lembaga keuangan internasional dan perbankan swasta tambahan mencakup Bank ABN AMRO 052, Bank Keppel Tatlee Buana 053, Bank Capital Indonesia 054, Bank BNP Paribas Indonesia 057, Bank ANZ Indonesia 061, serta Bank Woori Saudara 212.
Daftar ini diperluas oleh Bank Bumi Arta 076, Bank AntarDaerah 088, Bank Haga 089, Bank IFI 093, Bank J Trust Indonesia 095, Bank Mayapada 097, Bank Nusantara Parahyangan 145, dan Bank Mestika Dharma 151.
Operational perbankan swasta juga melibatkan Bank SHINHAN Indonesia 152, Bank Maspion Indonesia 157, Bank Hagakita 159, Bank Ganesha 161, Bank Windu Kentjana 162, Bank ICBC Indonesia 164, Bank Harmoni International 166, dan Bank QNB Indonesia 167.
Institusi perbankan seperti Bank Swaguna 405, Bank Bisnis Internasional 459, Bank Sri Partha 466, Bank Jasa Jakarta 472, Bank Hana 484, Bank MNC Internasional 485, Bank Yudha Bhakti 490, serta Bank Mitraniaga 491 melengkapi ragam opsi transaksi.
Pengiriman dana juga didukung Bank Raya 494, Bank SBI Indonesia 498, Bank Royal Indonesia 501, Bank National Nobu 503, Bank Ina Perdana 513, Bank Harfa 517, Bank Persyarikatan Indonesia 521, dan Bank Sahabat Sampoerna 523.
Terdapat pula Bank Akita 525, Bank Oke Indonesia 526, Bank Purba Danarta 547, Bank Multi Arta Sentosa 548, Bank Mayora Indonesia 553, Bank Index Selindo 555, Bank Fama Internasional 562, serta Bank Mandiri Taspen Pos 564.
Lembaga keuangan BPR dan institusi global yang terdaftar meliputi BPR KS 688, BPR Supra Artapersada 600, BPR Danagung Abadi 028, BPR Danagung Bakti 028, BPR Danagung Ramulti 028, Bank IBK Indonesia 945, Bank Merincorp 946, serta Citibank 031.
Kelompok ini ditutup oleh Bank Eksekutif 558, Prima Master Bank 520, Anglomas Internasional Bank 531, Centratama Nasional Bank 559, The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ LTD 042, American Express Bank LTD 030, JP. Morgan Chase Bank 032, dan Bank of America 033.
Selain itu terdapat Ing Indonesia Bank 034, The Bangkok Bank Comp. LTD 040, Bank Sumitomo Mitsui Indonesia 045, Bank Mizuho Indonesia 048, Standard Chartered Bank 050, Korea Exchange Bank Danamon 059, RABOBANK Internasional Indonesia 060, Bank Victoria International 566, Bank of China 069, Bank Swadesi 146, dan Bank CTBC Indonesia 949.
Prinsip syariah diakomodasi oleh Bank Muamalat dengan kode 147, Bank CIMB Niaga Syariah 022, BTN Syariah 200, Bank BJB Syariah 425, Bank Mega Syariah 506, Bank Panin Dubai Syariah 517, Bank KB Bukopin Syariah 521, Bank BCA Syariah 536, Bank BTPN Syariah 547, Bank Aladin Syariah 947, BPD Aceh Syariah 116, dan Bank NTB Syariah 128.
Transformasi digital menghadirkan Bank Digibank 046, Jenius BTPN 213, Line Bank 484, Neobank 490, BCA Digital 501, SeaBank 535, Bank Jago 542, Hibank 553, Superbank 562, serta Allo Bank 567.
Mekanisme Transfer Internasional dan Swift Code
Kode bank tidak cukup untuk melakukan transfer internasional ke bank-bank di Indonesia. Sebab itu, dibutuhkan kode swift atau swift code untuk keperluan transfer dari luar negeri ke bank lokal Tanah Air.
Rujukan resmi mencatat mekanisme identifikasi transaksi antarnegara ini secara universal. Swift code membantu validasi penerima lintas batas negara agar pengiriman dana berjalan tanpa keliru.
Dilansir laman Wise, swift code dapat disebut juga dengan Bank Identifier Codes (BIC). Kode ini digunakan untuk mengidentifikasi perbankan dan lembaga keuangan secara global. Swift code terdiri dari 8-11 karakter. Tanpa kode ini, nasabah tidak bisa memproses pengiriman uang internasional.
Perbankan nasional utama menggunakan kombinasi karakter berikut: Bank Mandiri BMRIIDJA, BNI BNINIDJA, BRI BRINIDJA, BCA CENAIDJA, Bank Mega MEGAIDJA, Bank Permata BBBAIDJA, Bank Danamon BDINIDJA, Bank KB Bukopin BBUKIDJA, serta Bank Syariah Indonesia BSMDIDJA.
Institusi swasta dan asing di Indonesia menggunakan format Swift code Bank OCBC NISP NISPIDJA, Bank DKI BDKIIDJA, Bank Artha Graha ARTGIDJA, Bank BNP Paribas BNPAIDJA, Bank Bangkok BKKBIDJA, Bank CTBC CTCBIDJA, Bank DBS Indonesia DBSBIDJA, dan Bank UOB Indonesia BBIJIDJA.
Daftar pengenal global dilanjutkan oleh Bank Mizuho Indonesia MHCCIDJA, Bank of China BKCHIDJA, Bank Sinarmas SBJKIDJA, Bank BTN BTANIDJA, Bank BTPN SUNIIDJA, Bank Bumi Arta BBAIIDJA, Bank HSBC Indonesia HSBCIDJA, dan Bank Capital Indonesia BCIAIDJA.
Transaksi internasional juga mengandalkan Bank PAN Indonesia PINBIDJA, Bank Multi Arta Sentosa BMSEIDJA, Bank Maybank Indonesia IBBKIDJA, Bank CIMB Niaga BNIAIDJA, Bank Commonwealth BICNIDJA, Bank Ganesha GNESIDJA, Bank KEB Hana Indonesia HNBNIDJA, dan Bank Mayapada MAYAIDJA.
Layanan internasional dilengkapi Swift code Bank Muamalat MUABIDJA, Bank Mega Syariah BMSIIDJA, Bank Nationalnobu NOBUIDJA, Bank Seabank Indonesia SSPIIDJA, Bank Shinhan Indonesia SHBKIDJA, Bank MNC BUMIIDJA, dan Bank Woori Saudara Indonesia HVBKIDJA.
Barisan penutup mencakup Bank Lippobank LIPBIDJA, Bank Deutsche AG DEUTIDJA, Bank Hagabank HAGAIDJA, Bank ABN AMRO ABNAIDJA, Bank UFJ Indonesia SAINIDJA, Bank Swadesi SWBAIDJA, Bank OCBC Indonesia OCBCIDJA, Bank Resona Perdania BPIAIDJA, Bank Internasional Indonesia IBBKIDJA, serta Bank Indonesia INDOIDJA.
Seluruh data kode bank nasional maupun internasional tersebut memegang peranan vital dalam lalu lintas finansial. Kelengkapan informasi ini memastikan seluruh jenis transaksi dari skala lokal hingga mancanegara dapat diproses secara tepat sasaran.
(seo)

























