Logo Bloomberg Technoz

Meskipun sebagian pidatonya mempertegas tekadnya untuk tidak memberikan panduan kepada pasar keuangan mengenai arah suku bunga, Warsh akhirnya memberikan wawasan mengenai pandangannya terhadap perekonomian. Hal ini membantu meredakan sebagian kekecewaan investor dan menambah nuansa dramatis menjelang pertemuan kebijakan The Fed berikutnya.

Pesan baru tersebut segera memicu lonjakan ekspektasi akan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Menyusul pernyataannya, perhatian beralih ke data inflasi konsumen tahap berikutnya yang dijadwalkan rilis pada 11 September, hanya beberapa hari sebelum para pembuat kebijakan berkumpul di Washington pada 15-16 September.

Walaupun Warsh tidak secara eksplisit menyatakan dukungannya terhadap kenaikan suku bunga, ia memperingatkan bahwa inflasi tidak melambat secara signifikan dan para pembuat kebijakan harus yakin bahwa perlambatan itu memang terjadi. Jika tidak, ujarnya, mereka masih memiliki "pekerjaan yang harus diselesaikan."

Ia menambahkan bahwa kondisi keuangan tidak menghambat perekonomian, dan ia menggambarkan suku bunga sebagai "instrumen utama" The Fed dalam mencapai mandatnya.

"Inilah tolok ukur saya: Kita harus yakin bahwa inflasi inti bergerak menuju target kita, secara jelas dan dengan kecepatan yang memadai. Jika tidak, kita masih memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan. Itulah tugas kita," ujarnya.

Warsh juga menepis kekhawatiran bahwa ia berniat mengubah target inflasi The Fed. Ia menyatakan bahwa angka 2%—sebagaimana diukur oleh indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi atau PCE—merupakan "target yang tegas dan tetap."

Kekhawatiran Terkait Euro

Para pembuat kebijakan dari kawasan euro yang berbicara di sela-sela konferensi juga menyampaikan peringatan mengenai inflasi. Anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB), Primoz Dolenc, mengatakan kepada Bloomberg bahwa ketahanan ekonomi kawasan serta konflik yang terus berlanjut di Timur Tengah mengisyaratkan perlunya kenaikan suku bunga pada bulan September. Langkah ini telah diperkirakan secara luas oleh para investor.

"Dengan adanya data baru yang masuk, kami melihat bahwa situasi inflasi tidak terselesaikan dengan sendirinya," ujar Dolenc, yang juga menjabat sebagai kepala bank sentral Slovenia.

Martin Kocher, Gubernur Bank Sentral Austria sekaligus pejabat penentu suku bunga ECB lainnya, juga menyoroti adanya "momentum yang lebih kuat" dalam perekonomian. Terkait inflasi—yang menurut perkiraan analis mencapai 3,3% pada bulan Agustus—ia menyatakan adanya sikap "waspada dan tidak ada sikap lengah."

Bailey Tidak Terburu-buru

Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, menyampaikan pesan yang sedikit berbeda, dengan mengisyaratkan tidak adanya urgensi untuk menaikkan suku bunga.

"Kami melihat dampak putaran kedua yang cukup terkendali. Menurut saya, kita sudah melihat pasar tenaga kerja yang melambat sejak beberapa waktu lalu," kata Bailey kepada Bloomberg TV. "Pandangan saya adalah kita bisa memantau situasi ini untuk saat ini."

Pernyataan tersebut merupakan komentar publik pertama Bailey mengenai kebijakan moneter sejak 30 Juli, saat ia bergabung dengan suara mayoritas (6 lawan 3) untuk mempertahankan suku bunga tetap stabil.

Ketidakhadiran Tokoh Penting

Ada beberapa tokoh penting yang tidak hadir dalam pertemuan tahun ini. Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde dan Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda tidak menghadiri acara Jackson Hole. Keduanya dijadwalkan menghadiri pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G-20 pada hari Senin dan Selasa di Asheville, Carolina Utara.

Satu-satunya pembuat kebijakan The Fed yang tidak hadir adalah mantan ketua, Jerome Powell. Ia mendobrak tradisi dengan tetap mempertahankan kursinya di Dewan Gubernur setelah masa jabatannya sebagai ketua berakhir pada bulan Mei, namun sejak saat itu—sesuai janjinya—ia tetap menjauh dari sorotan publik.

Tantangan Teknologi

Meskipun pidato ketua dan diskusi di sela-sela acara mengenai peristiwa ekonomi dan politik sering kali mendominasi pemberitaan simposium ini, Jackson Hole juga merupakan forum penting bagi perdebatan tingkat tinggi mengenai penelitian ekonomi. Makalah-makalah yang dipresentasikan tahun ini berfokus pada tema inovasi keuangan serta implikasinya terhadap sistem pembayaran dan kebijakan moneter.

Makalah-makalah tersebut menyoroti betapa bank sentral sedang berjuang menghadapi tantangan yang muncul akibat perkembangan teknologi. Dalam diskusi mereka, para ekonom dan pembuat kebijakan membahas tantangan regulasi di tengah dunia di mana tokenisasi merevolusi cara aset keuangan dimiliki dan dialihkan.

Lisa Cook

Menjelang konferensi Jackson Hole, para peserta diingatkan kembali bahwa kritik Presiden Donald Trump terhadap bank sentral belum sepenuhnya mereda sejak Warsh—sosok yang ditunjuknya—mengambil alih tampuk pimpinan The Fed.

Gedung Putih baru-baru ini kembali berupaya memberhentikan Gubernur The Fed Lisa Cook terkait tuduhan penipuan hipotek, dan pada hari Rabu, pengacara Cook menanggapi dengan sebuah surat yang menyebut tuduhan tersebut "tidak berdasar dan tidak benar." Gedung Putih tidak segera memberikan komentar mengenai surat dari Cook tersebut.

Trump sebelumnya gagal dalam upaya awalnya untuk melengserkan Cook di Mahkamah Agung dengan selisih tipis, sebagian karena alasan prosedural.

(bbn)

No more pages