Logo Bloomberg Technoz

Menurut kanal Youtube NTMC Korlantas Polri, pelat nomor dengan akhiran ZZ digunakan untuk kendaraan dinas pejabat dari instansi pemerintah, TNI dan Polri. Tujuannya yaitu meningkatkan pengawasan dan mencegah penyalahgunaan pelat dinas kendaraan.

Pelat khusus ini dirancang sedemikian rupa untuk memberikan identifikasi yang jelas terhadap unit kendaraan dinas yang sedang beroperasi. Kategori huruf di belakangnya menandakan instansi spesifik yang menaungi pejabat penggunanya.

Jika dikombinasikan dengan kombinasi huruf, kode akan menjadi ZZH, ZZS, ZZP, ZZD, ZZL, dan ZZU. Berikut rinciannya.

ZZH: kendaraan pejabat negara eselon II atau setingkat direktur di kementerian/lembaga pemerintah

ZZS: Pejabat sipil negara eselon I atau setingkat direktur jenderal di kementerian atau lembaga pemerintahan.

ZZP: pejabat kepolisian

ZZD: Pejabat Mabes TNI Angkatan Darat

ZZL: Pejabat Mabes TNI Angkatan Laut

ZZU: Pejabat Mabes TNI Angkatan Udara.

Meskipun memegang peranan penting, para pemilik atau pengguna kendaraan dinas berpelat khusus ini tidak lantas mendapatkan kebebasan mutlak di jalan raya. Penerapan aturan keselamatan lalu lintas tetap berlaku tanpa terkecuali.

Meski mobil dinas menggunakan pelat nomor khusus atau rahasia, penggunanya tetap harus mengikuti aturan berlalu lintas.

Selain itu, pelat nomor ZZ bukan untuk kendaraan pribadi, melainkan khusus bagi kendaraan dinas pada instansi pemerintah, TNI atau Polri.

Kemudian, satu pejabat cuma boleh memiliki satu kendaraan dengan pelat nomor ZZ. Pelat nomor ZZ juga tidak kebal ganjil genap atau aturan berlalu lintas, kecuali terdapat pengawalan resmi.

Kronologi Pelat ZZ Terobos Car Free Day

Iring-iringan mobil mewah menjadi sorotan setelah diduga menerobos kawasan CFD Sudirman, Jakarta, pada Minggu (23/8). Video kejadian tersebut beredar di media sosial dan menuai beragam respons warganet.

Keberadaan mobil-mobil berukuran besar di kawasan yang berorientasi pada kegiatan warga dan olahraga tersebut memicu kegusaran publik. Apalagi peristiwa ini terjadi pada jam-jam aktif pelaksanaan Car Free Day.

Kejadian ini dinilai mencederai kenyamanan para pengguna jalan yang sedang beraktivitas di kawasan bebas emisi tersebut. Warganet pun melontarkan kecaman keras atas tindakan kurang sopan dari rombongan kendaraan itu.

Dalam video terlihat sejumlah mobil berkelir hitam melintas di kawasan yang sedang digunakan masyarakat untuk CFD. Perekam menyebut mobil melintas pada pukul 9.15 WIB, sementara CFD berakhir pukul 10.00 WIB.

Mobil-mobil yang digunakan di antaranya Toyota Fortuner dan Toyota Alphard.

Jenis kendaraan mewah yang dipakai dalam iring-iringan makin memperkuat dugaan keterlibatan instansi atau pejabat penting. Kehadiran kendaraan jenis ini di jalur CFD memperlihatkan kontras yang tajam dengan warga di sekitarnya.

Belum diketahui secara pasti siapa pemilik mobil-mobil mewah tersebut maupun alasan iring-iringan kendaraan itu melintas di kawasan CFD. Namun banyak menduga mobil digunakan pejabat, mengacu pada pelat nomor yaitu berakhiran 'ZZ'.

Identifikasi awal dari pelat nomor berakhiran 'ZZ' memperkuat dugaan bahwa rombongan tersebut diisi oleh pejabat negara atau instansi terkait. Namun hal ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung bertindak cepat menanggapi aduan masyarakat serta keviralan video insiden tersebut. Tindakan tegas dan investigasi intensif dipastikan sedang berlangsung saat ini.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara soal kasus itu. Ia mengatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta setelah video rombongan kendaraan tersebut viral di media sosial.

Penegakan aturan Car Free Day dipastikan bakal dievaluasi secara menyeluruh guna mencegah terulangnya insiden serupa di kemudian hari. Ketegasan pemerintah daerah sangat dinantikan oleh warga Jakarta.

Ia menegaskan kendaraan pribadi tidak diperbolehkan melintas di kawasan CFD.

Prinsip utama area Car Free Day adalah menciptakan ruang bebas emisi dan aman untuk pejalan kaki serta kegiatan olahraga. Pembatasan ini mengikat seluruh jenis kendaraan tanpa adanya dispensasi khusus.

Pramono bilang ada lima kendaraan yang melintas di kawasan CFD. Salah satunya menggunakan lampu strobo.

Keberadaan lampu strobo pada salah satu unit kendaraan memperjelas bahwa rombongan tersebut bergerak dalam pengawalan atau konvoi khusus. Namun hal itu tetap dipertanyakan urgensinya di tengah area CFD.

"Saat ini sedang dilakukan pendalaman, nanti pada saatnya akan kami sampaikan mengenai kendaraan-kendaraan dan siapa yang ada di dalamnya," kata Pramono.

Pengusutan mendalam terhadap pemilik armada serta pengemudi yang nekat masuk ke area CFD Sudirman ini terus bergulir. Publik menanti hasil investigasi resmi yang akan diumumkan oleh pemerintah daerah dan pihak kepolisian.

(seo)

No more pages