Logo Bloomberg Technoz

Harga memori dan penyimpanan — komponen kunci pusat data — sedang naik di seluruh dunia, sehingga menekan margin laba perusahaan-perusahaan mulai dari Nvidia Corp. hingga produsen mobil dan perangkat seluler.

Dalam konferensi pers pasca-laporan keuangan, para eksekutif Nvidia memperingatkan tentang kendala pasokan dan tekanan terhadap margin laba.

Kioxia dan SanDisk akan mengajukan permohonan subsidi kepada pemerintah Jepang, kata para sumber tersebut yang meminta namanya tidak disebutkan karena rencana tersebut masih bersifat rahasia.

Produsen chip Jepang itu berencana mengumumkan ekspansi tersebut—yang sebelumnya dilaporkan oleh Nikkei—pada Kamis sore, kata salah satu sumber. Juru bicara Kioxia menolak memberikan komentar.

Saham Kioxia naik hingga 6,9% pada perdagangan pagi di Tokyo. CEO Kioxia Hiroo Ota dan CEO Sandisk David Goeckeler dijadwalkan menemui Perdana Menteri Sanae Takaichi pada hari yang sama.

Penyedia teknologi besar mulai dari Alphabet Inc. hingga Meta Platforms Inc. sedang menandatangani kontrak jangka panjang untuk mengamankan memori dan penyimpanan bagi pusat data, yang memicu serangkaian rencana belanja modal besar dari pesaing Kioxia asal Korea Selatan, yaitu Samsung Electronics Co. dan SK Hynix Inc.

Hal ini terjadi di tengah upaya Yangtze Memory Technologies Co. dari China yang terus memperluas pangsa pasarnya di segmen konsumen dengan margin keuntungan yang lebih rendah.

Kekhawatiran bahwa Kioxia mungkin berinvestasi tepat pada waktunya hanya untuk kemudian terombang-ambing oleh kelebihan pasokan di masa depan telah membebani harga sahamnya, yang telah turun setengahnya sejak mencapai puncaknya pada bulan Juni.

Kioxia Holdings Corp. (Bloomberg)

Kioxia dapat dengan mudah membiayai belanja modal senilai miliaran dolar AS menggunakan kas yang tersedia, menurut analis Citi, Takero Fujiwara. Keputusan tersebut akan menandakan bahwa perusahaan telah memperoleh kontrak jangka panjang yang menunjukkan permintaan yang kuat setidaknya hingga tahun 2028, katanya dalam sebuah catatan kepada para investor.

“Walau perusahaan tetap bersikap hati-hati terkait belanja modal, kami yakin perusahaan telah menunjukkan kesediaan untuk berinvestasi bila diperlukan,” katanya.

Jepang telah memberikan dukungan keuangan kepada produsen chip yang memiliki pabrik di wilayahnya, termasuk Taiwan Semiconductor Manufacturing Co., Sony Group Corp., dan Micron Technology Inc., dengan tujuan merebut kembali sebagian kepemimpinan negara tersebut di bidang semikonduktor.

Kioxia, yang mulai mengirimkan chip memori flash BiCS gen-10 bulan lalu, berencana memproduksi chip NAND kelas atas yang digunakan di pusat data di lokasi Iwate. Pangkalan manufaktur utamanya yang lain di Yokkaichi, Prefektur Mie, Jepang tengah, akan berfokus pada chip untuk produk konsumen termasuk smartphone.

(bbn)

No more pages