Regulator internet Malaysia telah menerima total 1.964 keluhan terkait platform e-commerce sejak Januari 2025, menurut Fahmi, termasuk mengenai penipuan, produk listrik dan elektronik, serta sertifikasi halal untuk produk tertentu di negara Asia Tenggara yang mayoritas penduduknya beragama Islam ini.
“Kami akan mengambil tindakan mulai hari ini,” kata Fahmi, tanpa mengungkapkan rinciannya.
Shopee milik Sea Ltd., TikTok Shop milik ByteDance Ltd., dan Lazada milik Alibaba Group Holding Ltd. termasuk di antara platform e-commerce paling populer di Malaysia. Pemerintah juga telah memberlakukan pembatasan akses remaja ke layanan media sosial sejak Juni.
(bbn)
No more pages
































