Meski demikian, Andy menilai tak bisa langsung mengaitkan antara Jokowi dan Projo. Hal ini juga merujuk pada pernyataan Budi Arie yang sempat memastikan Projo bukan singkatan Pro Jokowi saat berupaya mendukung Prabowo-Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2024.
"PSI tidak butuh avonturir politik yang ke sana ke mari memainkan manuver spekulatif. Politik adalah arena perjuangan, bukan arena perjudian pribadi untuk mengejar jabatan jadi menteri lagi," kata dia.
Andy juga memberikan peringatan agar Budi Arie tidak memainkan politik adu domba antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 Joko Widodo. Dia kemudian menyindir bahwa Budi Arie merasa sakit hati karena dicopot dari jabatan sebagai Menteri Koperasi oleh Prabowo dan memainkan politik adu domba.
"Politik bukan arena perjudian pribadi untuk mengejar jabatan jadi menteri lagi," ujar dia.
Nama Budi Arie belakangan memang menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Dalam video yang beredar di sosial media, terdapat Budi Arie yang tengah berbicara dalam sebuah forum di samping Jokowi.
Dalam rekaman tersebut, Budi Arie menyampaikan pandangan pribadinya kepada Jokowi mengenai kemungkinan perubahan politik yang terjadi lebih cepat dari jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Sekretaris Jenderal DPP Projo Freddy Alex Damanik kemudian memberikan klarifikasi bahwa video tersebut bukan merupakan rekaman utuh. Menurutnya, pernyataan Budi Arie dalam video tersebut merupakan bagian dari pembahasan mengenai berbagai kemungkinan dalam politik.
"Yang kedua, forum tersebut diadakan sebagai acara silaturahmi dalam rangka bulan Kemerdekaan Republik Indonesia antara Bapak Jokowi dengan para relawannya," ujar Freddy.
(dov/frg)

































