Logo Bloomberg Technoz

IHSG Awali Perdagangan di Zona Merah, Ini Penyebabnya

Muhammad Julian Fadli
26 August 2026 09:25

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (26/8/2026), mengawali hari dengan pelemahan. Hingga pukul 09:05 WIB, Indeks kehilangan 68,92 poin (1,06%) ke level 6.432.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) usai lima menit berlangsung, volume perdagangan tercatat 2,53 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,21 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 199.709 kali.

Sebanyak 181 saham menguat dan 161 saham melemah. Sementara 220 saham tidak bergerak.


Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas memandang investor tengah mencermati rilis Neraca Pembayaran Indonesia (NPI), uang beredar, serta hasil review FTSE Russell yang akan efektif September.

“Kami memproyeksikan IHSG bergerak mixed to positive dengan support 6.455–6.400 dan resistance 6.568,” papar BRI Danareksa. Tren bullish masih terjaga selama IHSG bertahan di atas 6.455 dengan peluang menguji 6.568. MA20 di 6.328 menjadi support berikutnya.