Logo Bloomberg Technoz

Dia menambahkan bahwa manajemen perseroan senantiasa berkomitmen untuk mematuhi seluruh regulasi yang berlaku di pasar modal.

“Perseroan menghormati keputusan tersebut dan senantiasa berkomitmen untuk menjalankan seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku,” tambahnya.

Sebagai bentuk upaya penyelesaian kewajiban kepada para pemegang obligasi, perseroan sebelumnya telah menggelar Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada 6 Agustus 2026.

Dalam rapat tersebut, ADHI mengusulkan perubahan dan/atau penundaan jadwal pembayaran bunga ke-17, 18, dan 19 untuk Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022.

Namun, Siswanto menjelaskan bahwa usulan penundaan pembayaran bunga obligasi tersebut belum mendapat persetujuan lantaran rapat tidak mencapai kuorum.

“Namun demikian, atas usulan tersebut, rapat belum mencapai kuorum persetujuan sehingga Rapat belum dapat mengambil keputusan,” ungkap Siswanto.

Oleh karena itu, manajemen ADHI merencanakan koordinasi intensif dengan Wali Amanat dan para pemegang obligasi guna menentukan langkah-langkah penyelesaian berikutnya sesuai dengan Akta Perjanjian Perwaliamanatan melalui RUPO lanjutan yang dijadwalkan pada 11 September 2026.

Siswanto juga memastikan bahwa perseroan akan terus memberikan pembaruan informasi secara transparan kepada publik terkait proses penyelesaian kewajiban tersebut.

“Perseroan akan menyampaikan informasi mengenai perkembangan penyelesaian kewajiban maupun hal-hal material lainnya kepada publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” tuturnya.

Di samping penyelesaian kewajiban bunga obligasi, BUMN konstruksi ini saat ini sedang menjalankan proses restrukturisasi secara menyeluruh.

Langkah strategis ini ditempuh guna menjaga kelangsungan dan kesinambungan bisnis perusahaan dalam jangka panjang.

Selain restrukturisasi, perseroan tengah memfokuskan transformasi penyehatan fundamental perusahaan melalui penguatan bisnis inti, program divestasi aset, penataan struktur keuangan, serta peningkatan efisiensi operasional secara terukur. Langkah-langkah ini diharapkan mampu memperkuat daya saing dan kualitas kinerja ADHI.

Siswanto menegaskan bahwa transformasi yang tengah dijalankan perseroan merupakan fondasi jangka panjang, bukan sekadar respons atas kondisi keuangan saat ini.

“Transformasi yang dilakukan ADHI bukan sekadar penataan untuk menghadapi kondisi saat ini, tetapi merupakan langkah strategis untuk membangun fondasi yang lebih kuat dalam menyongsong fase penyehatan perusahaan di masa mendatang,” jelasnya.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham ADHI di seluruh pasar terhitung sejak Senin, 24 Agustus 2026. Langkah tegas ini diambil otoritas bursa karena ADHI belum mampu melunasi pembayaran dua bunga obligasi yang telah jatuh tempo, yaitu:

  1. Bunga ke-17 Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022 Seri B (ADHI03BCN3)
  2. Bunga ke-17 Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022 Seri C (ADHI03CCN3)

Pihak bursa menilai bahwa penundaan pembayaran bunga obligasi tersebut mengindikasikan adanya permasalahan pada kelangsungan usaha perseroan.

"Atas penundaan pembayaran bunga tersebut, mengindikasikan adanya permasalahan pada kelangsungan usaha Perseroan," tulis keterbukaan informasi BEI, Senin (24/8/2026).

Melalui pengumuman resmi tersebut, BEI mengimbau seluruh pihak terkait dan para investor untuk selalu memantau perkembangan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

(smr/naw)

No more pages