Logo Bloomberg Technoz

DSI Klaim Bakal Ambil Untung Wajar, Tak Tambah Biaya Ekspor SDA

Azura Yumna Ramadani Purnama
25 August 2026 10:50

Batubara dimuat ke tongkang di terminal yang dioperasikan oleh PT Bara Kumala Sakti di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dimas Ardian
Batubara dimuat ke tongkang di terminal yang dioperasikan oleh PT Bara Kumala Sakti di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memastikan tidak bakal mengambil keuntungan yang tinggi dalam proses pemantauan dan menjadi perantara ekspor komoditas batu bara, minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO), dan paduan besi.

Direktur Keuangan dan Treasury DSI Sinthya Roesly menjelaskan DSI merupakan perseroan terbatas yang disuntikan modal sehingga tidak mungkin beroperasi dengan kondisi keuangan merugi.

Untuk itu, dia menyatakan ongkos yang dikeluarkan DSI dalam menjalankan tugasnya perlu dilakukan cost recovery atau penggantian dana.


Dia menyatakan DSI bakal mengambil keuntungan secara wajar dari proses pemantauan dan perantara ekspor.

Nah, untuk pricing, tentu ini tadi kalau dari regulasi itu dimungkinkan DSI karena kita juga PT, tentu sebagai PT tentu ada suatu cost recovery karena sudah ada injeksi kapital, tidak mungkin harus menjadi rugi ya,” kata Sinthya dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Senin (24/8/2026) malam.