Minggu (23/8/2026): 1.754 kunjungan
Senin (24/8/2026): 2.368 kunjungan
Selasa (25/8/2026): 2.661 kunjungan
Rabu (26/8/2026): 2.652 kunjungan
Kamis (27/8/2026): 2.693 kunjungan (puncak pemesanan)
Demi mencegah terulangnya insiden serupa, pihak Balai Besar TNBTS mengimbau seluruh pengunjung untuk menghindari segala bentuk aktivitas yang berpotensi memicu api di area taman nasional hingga menetapkan kuota maksimal kunjungan saat ini sebanyak 2.752 orang per hari.
Sebelumnya, penutupan total diberlakukan sejak Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB untuk mendukung proses pemadaman dan menjamin keselamatan wisatawan. Penutupan tersebut meliputi seluruh jalur akses masuk, yaitu Cemoro Lawang (Probolinggo), Wonokitri (Pasuruan), Jemplang dan Coban Trisula (Malang), serta Senduro (Lumajang).
Akibat penutupan selama sepekan (9–15 Agustus 2026), sebanyak 2.056 wisatawan mengajukan pengembalian dana (refund). Jumlah tersebut terdiri atas 1.944 wisatawan nusantara dan 112 wisatawan mancanegara.
Selain itu, sebanyak 32 wisatawan nusantara memilih untuk menjadwalkan ulang (reschedule) tanggal kunjungan mereka.
Adapun, operasi pemadaman kebakaran hutan di kawasan Gunung Bromo resmi dinyatakan padam pada Senin, (17/8/2026) setelah berlangsung selama 16 hari. Kawasan wisata TNBTS kemudian dibuka kembali untuk umum pada Kamis (20/8/2026).
(smr/ros)




























