Sumber: Tim Riset Bloomberg Technoz, Mirae Asset Sekuritas
Aksi jual oleh Trimegah Sekuritas ditengarai atas manuver profit taking investor di pasar saham, selepas RANS tercatat di papan perdagangan saham reguler. Saham RANS menjadi salah satu emiten yang listing parade IPO pada bulan Juli dengan kenaikan harga tertingginya menyentuh Rp272/saham.
Oleh karena itu, risiko ambil untung (profit taking) rasanya membayangi saham RANS. Paham saja, potensi keuntungan yang diraih investor tak main–main dari harga saat pemesanan penawaran umum IPO Rp170/saham.
Selain itu, emiten saham RANS juga diterpa sentimen kurang positif, yaitu ditinggal salah satu petingginya selang dua minggu setelah mencatatkan sahamnya di BEI. Berdasarkan data Keterbukaan Informasi, RANS menerima surat permohonan pengunduran diri Grandy Prajayakti sebagai Direktur pada 22 Juli 2026 silam.
(fad/aji)






























