Logo Bloomberg Technoz

Harga saham perusahaan ini telah naik 19% sejak IPO pada bulan Mei.

Cerebras memiliki dua bisnis utama: menjual komputer yang dilengkapi dengan chip buatan sendiri dan menawarkan kapasitas pusat data yang mengandalkan teknologinya. Lewat kedua divisi tersebut, tujuannya adalah memanfaatkan lonjakan belanja infrastruktur AI.

Dalam acara tersebut, CEO Andrew Feldman dan para eksekutif lainnya memperagakan perangkat baru yang, menurut mereka, mampu menghasilkan hasil yang dihasilkan oleh AI beberapa kali lebih cepat daripada alternatif berbasis Nvidia.

Cerebras Menyatakan Komputer Barunya Meningkatkan Keunggulan Kecepatan AI Dibandingkan Nvidia (Bloomberg)

Cerebras mengedepankan konsep penghasil hasil yang cepat sebagai pembeda utamanya. Dengan kemampuan menyimpan semua nilai yang mendasari model AI pada chip raksasanya — sehingga tidak perlu mengaksesnya melalui sambungan ke memori silikon — prosesnya menjadi jauh lebih cepat, kata Cerebras.

Komputer baru ini, yang dirancang agar juga dapat menampung chip terbaru yang akan dirilis tahun depan, dilengkapi dengan sistem pendingin yang lebih baik. Hal ini memungkinkannya menampung tiga prosesor Cerebras saat ini dan menjalankannya pada kecepatan yang lebih tinggi.

Perusahaan ini telah belajar dari versi-versi sebelumnya dan menghasilkan desain modular yang dapat dengan mudah ditingkatkan atau dikonfigurasi agar dapat bekerja dengan berbagai sistem eksternal yang lebih luas, kata Feldman dalam acara tersebut.

Desain komputer baru ini akan membantu Cerebras memenuhi permintaan yang melonjak, katanya. Salah satunya, komputer ini tidak memerlukan chip memori, yang pasokannya sedang langka. Selain itu, komputer ini dibuat dengan teknologi produksi yang lebih banyak tersedia. Hal ini akan membantu perusahaan yang berbasis di Sunnyvale, California, tersebut untuk menerapkan sistem ini dengan lebih cepat, katanya.

(bbn)

No more pages