Logo Bloomberg Technoz

Alibaba Berpeluang Beli Chip RTX dari Nvidia 

News
28 September 2026 09:55

Jensen Huang, CEO Nvidia Corp., mempresentasikan Superchip RTX Spark di Computex 2026 di Taipei, Taiwan, Senin (1/6/2026). (Lam Yik Fei/Bloomberg)
Jensen Huang, CEO Nvidia Corp., mempresentasikan Superchip RTX Spark di Computex 2026 di Taipei, Taiwan, Senin (1/6/2026). (Lam Yik Fei/Bloomberg)

Bloomberg, Pemerintah China telah memberi sinyal bahwa mereka mungkin akan mengizinkan perusahaan seperti Alibaba Group Holding Ltd. dan ByteDance Ltd. untuk membeli chip RTX Pro 5500 terbaru dari Nvidia Corp., dilaporkan The Information, mengutip sumber yang mengetahui masalah ini.

Kementerian Industri dan Teknologi Informasi baru-baru ini meminta beberapa perusahaan untuk melaporkan rencana pembelian prosesor grafis kelas atas yang dirilis bulan ini, termasuk jumlahnya dan tujuan penggunaan produk tersebut, dilansir dari sumber The Information.

Kementerian tersebut memberi tahu beberapa perusahaan bahwa pihaknya bermaksud menyetujui pembelian tersebut, demikian dilaporkan.


Washington melarang penggunaan akselerator paling kuat milik Nvidia di China, karena khawatir hal itu akan mendorong upaya AI negara tersebut dan membantu militer sekutu geopolitiknya. Namun, RTX Pro 5500 adalah prosesor yang terutama ditujukan untuk grafis dan simulasi, meskipun juga dapat mendukung layanan AI.

Berbeda dengan akselerator kelas atas Nvidia seperti seri GB300, prosesor ini dibangun menggunakan proses generasi lama dan dirancang untuk menyediakan komputasi workstation dalam skala besar.