Dalam kesempatan tersebut, Maruli juga memastikan TNI akan membantu kepolisian dalam penegakan hukum apabila diperlukan. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengamanan situasi di Aceh.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan gejolak lebih lanjut di Aceh, Maruli kembali menegaskan tidak ada kebutuhan untuk menambah personel TNI. Dia juga menyebut situasi yang terjadi lebih banyak melibatkan anak muda.
"Enggak ada masalah, kan mereka ada anak muda saja. Enggak enggak terlalu [mengkhawatirkan]," tuturnya.
Sebelumnya, kericuhan sempat terjadi di halaman Masjid Raya Baiturrahman saat zikir dan doa bersama memperingati Hari Damai Aceh ke-21 pada Sabtu (15/8). Kericuhan terjadi setelah massa mengibarkan bendera Bulan Bintang.
(mfd/lav)
No more pages




























