Logo Bloomberg Technoz

Istana Beberkan Kisi-Kisi Bursa Mineral ala Prabowo

Dovana Hasiana
17 August 2026 09:20

Daftar Sumber Daya Mineral RI, Nikel Capai 17,3 Miliar Ton (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Daftar Sumber Daya Mineral RI, Nikel Capai 17,3 Miliar Ton (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membeberkan bocoran mengenai bursa mineral dan komoditas strategis yang akan resmi beroperasi pada 1 Januari 2027. Politikus Partai Gerindra itu menyebutkan bursa mineral dan komoditas strategis bakal diberi nama Indonesia Commodity Exchange (Icomex). 

Bursa itu nanti ya bakal difokuskan untuk sebagai pembentukan harga acuan nasional atau Indonesia Reference Price untuk berbagai produk komoditas utama yang diproduksi Indonesia, seperti nikel, batu bara hingga minyak kelapa sawit (crude palm oil). Namun, Prasetyo mengatakan pemerintah belum secara resmi menentukan jenis komoditas apa saja.

“Belum diputuskan. Hal yang pasti adalah komoditas-komoditas yang memang itu produksi kita yang paling utama. Misalnya CPO, nikel, batu bara. Semua sedang disiapkan,” ujar Prasetyo kepada awak media, Senin (17/8/2026). 


Prasetyo tak menutup kemungkinan bahwa  bursa komoditas yang sudah ada, yakni Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) akan digabung ke Indonesia Commodity Exchange (Icomex). Meski demikian, Prasetyo belum menjelaskan mengenai mekanisme yang digunakan oleh Indonesia untuk menentukan harga tersebut. 

“Nanti ada mekanisme nya. Sama ada cost-nya ada ininya, harga dunianya bagaimana,” ujarnya.