Kolaborasi dengan USU menjadi bagian dari strategi BTN memperluas perannya sebagai bank transaksional, melengkapi kekuatan perseroan di sektor pembiayaan perumahan. Ekosistem perguruan tinggi menjadi salah satu segmen strategis untuk meningkatkan transaksi dan penghimpunan dana murah sekaligus memperluas basis nasabah BTN.
Bagi BTN, hubungan dengan mahasiswa juga dibangun untuk jangka panjang, mulai dari kebutuhan transaksi selama kuliah, memasuki dunia kerja dan membangun usaha, hingga pada fase berikutnya memiliki rumah pertama.
Kolaborasi dengan USU melanjutkan strategi BTN memperkuat dukungan ke ekosistem perguruan tinggi di Indonesia. Pada Agustus 2026, BTN juga meluncurkan KTM Co-Branding bersama Universitas Diponegoro (UNDIP) untuk sekitar 17.000 mahasiswa baru dan menghadirkan KTM terintegrasi bagi hampir 12.000 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Dengan tambahan sekitar 9.800 KTM USU, sekitar 38.800 KTM Co-Branding BTN diluncurkan melalui kolaborasi dengan ketiga perguruan tinggi tersebut pada Agustus 2026. Ekspansi ini sekaligus menjadi pintu masuk BTN untuk memperbesar ekosistem transaksi dan memperkenalkan layanan keuangan kepada generasi muda.
Ke depan, kolaborasi BTN dan USU akan diperluas mencakup digitalisasi layanan keuangan, literasi finansial, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, hingga layanan bagi sivitas akademika dan alumni. BTN pun menargetkan dapat menjadi strategic banking partner bagi USU.
Selain peluncuran KTM, BTN menyerahkan 10 unit Lahsamor, alat pengolah sampah organik untuk mendukung pengelolaan lingkungan di USU. Inisiatif tersebut sejalan dengan semangat BTN untuk mendukung keberlanjutan melalui perluasan peran perseroan dalam memberikan nilai tambah ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.
(tim)
































