Sebelumnya, presiden mengkritik praktik korupsi yang terjadi BUMN. Menurut dia, selama bertahun-tahun, BUMN terus mengalami kerugian yang disebabkan tak hanya soal keputusan bisnis; namun ada kesengajaan dan permainan di internal. Presiden pun ingin para pejabat lawas BUMN tersebut mengembalikan hasil korupsinya yang telah menimbulkan kerugian negara.
“Mungkin harus kita bentuk suatu pengadilan Ad Hoc khusus untuk kita usut pengurus-pengurus direksi BUMN 30 tahun ke belakang,” kata Prabowo.
“Tapi saya juga akan menghadapi DPR kalau perlu kita memberi amnesti khusus untuk mereka yang taubat, mereka yang sadar, mereka yang mengakui. Ini saya serahkan kepada wakil-wakil rakyat untuk memutuskan.”
(prc/frg)
No more pages





























