Kunjungan Koizumi terjadi di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Tokyo dan Beijing, menyusul pernyataan Takaichi di parlemen tahun lalu yang menyebutkan bahwa invasi China ke Taiwan dapat menjadi dasar hukum bagi Jepang untuk mengerahkan pasukan.
Kuil Yasukuni, yang memberikan penghormatan kepada jutaan korban tewas perang Jepang, dipandang oleh negara-negara tetangga—khususnya China dan Korea Selatan—sebagai simbol militerisme masa lalu Jepang.
Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama Koizumi dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan.
Takaichi sebelumnya rutin mengunjungi kuil tersebut dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pada peringatan tahun lalu. Namun, dia tidak mengunjungi kuil itu pada festival musim semi tahun ini.
Komentarnya mengenai Taiwan telah memicu reaksi keras dari China, termasuk pembatasan perdagangan dan peringatan perjalanan, yang membuat kedua kekuatan ekonomi Asia tersebut berselisih selama berbulan-bulan terkait berbagai isu yang mencakup pertahanan, diplomasi, dan perdagangan.
(bbn)






























