Logo Bloomberg Technoz

Kemenkeu Sebut Dana Abadi LPDP Tembus Rp195 T, Ini Detailnya

Redaksi
30 July 2026 14:42

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara saat paparan APBN Kita di Kantor Kemenkeu, Senin (22/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara saat paparan APBN Kita di Kantor Kemenkeu, Senin (22/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan melaporkan pemerintah berhasil mengumpulkan Dana Abadi Pendidikan (Sovereign Fund) yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan total akumulasi saat ini mencapai sekitar Rp195 triliun.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyebutkan dana Abadi tersebut telah memberikan manfaat kepada lebih dari 61.000 anak muda Indonesia, membiayai lebih dari 4.700 proyek penelitian.

"Selain itu Dana Abadi ini juga sudah dimanfaatkan oleh 23 Perguruan Tinggi Negeri untuk menghasilkan 8.200 publikasi ilmiah, 1.900 visiting professor dan postdoctoral fellowship, serta program pertukaran mahasiswa," ujar Suahasil dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (30/7/2026).


Suahasil memaparkan pemerintah pusat memiliki komitmen jangka panjang dalam mendukung sektor pendidikan dan riset melalui pelaksanaan kewajiban konstitusi alokasi 20% anggaran pendidikan pada 2009 hingga tahun 2026. Total dana yang dialokasikan telah mencapai Rp7.667,3 triliun, termasuk di dalamnya merupakan dana abadi.

"Guna mengatasi masih rendahnya pengeluaran untuk Riset dan Pengembangan (Research and Development/ R&D) di Indonesia, pemerintah menyediakan insentif perpajakan berupa Super Tax Deduction," tegas Suahasil.