Lelang Sukuk Semarak, Tenor Pendek Jadi Primadona
Redaksi
09 September 2026 06:53

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah meraup pendanaan pada lelang SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) alias sukuk negara sebesar Rp12 triliun pada Selasa (8/9/2026), naik 20% dari lelang sebelumnya yang memenangkan penawaran sebesar Rp10 triliun.
Melansir data hasil lelang Kementerian Keuangan, total penawaran (incoming bids) yang masuk naik 11% (Rp2,59 triliun) menjadi Rp26,13 triliun dari lelang sukuk sebelumnya.
Jika ditelisik, maka data hasil lelang memperlihatkan perubahan perilaku investor. Hampir 47% seluruh penawaran terkonsentrasi pada dua seri SPNS tenor pendek yang jatuh tempo 6 bulan, dan 1 tahun. Sebaliknya, sebagian besar seri PBS mencatat penurunan incoming bids.
Hal tersebut terlihat dari derasnya permintaan pada instrumen tenor pendek, seperti SPNS07062027 (tenor 1 tahun) yang mencatat incoming bids Rp6,85 triliun. Pemerintah kemudian memenangkan Rp2 triliun dari seri tersebut dengan yield rata-rata tertimbang sebesar 6,8%.
Minat investor juga tertuju pada seri sukuk SPNS01032027 (tenor 6 bulan) yang menerima incoming bids Rp5,44 triliun, hampir dua kali lipat dibandingkan penawaran lelang sebelumnya yang hanya Rp2,77 triliun. Dari penawaran itu, pemerintah memenangkan Rp2,2 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 6,65%.





























