Logo Bloomberg Technoz

“Tanya sama yang ngomong dong, jangan sama saya. Kan saya yang nggak tau. Yang ngomong, siapa, saya belum dengar,” ujar Joao kepada awak media, Kamis (23/07/2026).

Saat dikonfirmasi apakah pengadaan tersebut memang dilakukan, Joao tetap kukuh tidak menjawab dan meminta untuk menanyakan hal tersebut kepada Mufti Anam. Dia mengatakan akan memberikan penjelasan ketika polemik ini menjadi lebih ramai dibandingkan dengan ada yang saat ini. 

Dia justru memandang ramainya polemik ini bisa menjadi sarana promosi gratis bagi Agrinas Pangan Nusantara. Menurutnya, polemik ini bisa membuat masyarakat mengetahui Agrinas dan program Koperasi Desa Merah Putih.

“Kalau sudah ramai, sudah [mencapai] peak [puncaknya] baru nanti saya jelasin. Biar selesai kayak gitu. Kalau sekarang nanti goreng-goreng, nanti,” ujarnya.

Sebelumnya, Mufti Anam menyoroti beredarnya kabar mengenai anggaran pengadaan 1,8 juta unit kipas angin untuk Kopdes Merah Putih yang mencapai Rp1,8 triliun dalam Rapat Kerja Kementerian Koperasi dengan pimpinan Komisi IV DPR RI pekan sebelumnya.

"Dari isu ini, kami coba mencari informasi, tapi kami tidak dapat satu informasi pun dari pemerintah terkait pengadaan ini," kata Mufti dalam rapat tersebut, dikutip Kamis (16/7/2026). 

Ia kemudian mencecar Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang hadir dalam Rapat tersebut, untuk mengklarifikasi nilai anggaran tersebut. Sebab mengacu pada perhitungannya, setiap unit kipas angin di platform e-commerce hanya berkisar Rp300-338 ribu.

"Pertanyaannya, kalau memang pengadaan ini betul, itu kipas anginya merek apa? Spesifikasinya apa? Dan belinya di mana pak Menteri?" tutup dia.

Menjawab hal ini, Menteri Koperasi Ferry mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail pengadaan tersebut.  "Soal kipas angin ini saya nggak tahu. Pengadaannya bukan di kami," jelas Ferry.

"Tapi rasanya, angka yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya yang model ada di Imatsu MDF, itu harganya di Shopee ini Rp11.464.000. Jadi, apa namanya? Tapi itu saya gak tahu persis itu," ungkap dia.

(ain)

No more pages