Logo Bloomberg Technoz

"Pertumbuhan kinerja positif pada semester I 2026 mencerminkan resiliensi fundamental usaha Perseroan di tengah dinamika berbagai faktor eksternal seperti kenaikan harga bahan baku dan volatilitas nilai tukar Rupiah," ujar Presiden Direktur Astra Otoparts Yusak Kristian Solaeman dalam keterangan resmi, dikutip Senin (27/7/2026).

AUTO menyatakan akan terus memperkuat kapabilitas manufaktur, meningkatkan sinergi dengan OEM, serta memperluas jaringan distribusi dan portofolio produk aftermarket guna menopang pertumbuhan jangka panjang.

Dari sisi neraca, total aset AUTO mencapai Rp23,9 triliun pada akhir semester I-2026, meningkat 5,6% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp22,6 triliun. Sementara itu, total ekuitas tercatat sebesar Rp17,2 triliun.

Secara rinci, segmen manufaktur membukukan pendapatan Rp5,6 triliun pada semester I-2026, naik 11,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp5 triliun. Perseroan menyebut pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan permintaan dari pelanggan OEM, sekaligus perluasan kerja sama dengan produsen otomotif baru.

AUTO juga melanjutkan pengembangan komponen kendaraan listrik (xEV), baik general parts maupun specific parts, termasuk memproduksi mesin pengisian daya kendaraan listrik melalui merek ALTRO. Selain itu, perseroan memperluas diversifikasi bisnis ke sektor nonotomotif seperti alat kesehatan dan industri lainnya.

Di sisi perdagangan, pendapatan meningkat 15,1% menjadi Rp5,3 triliun dari Rp4,6 triliun pada semester I-2025. Kinerja tersebut ditopang permintaan aftermarket domestik yang tetap solid serta kontribusi ekspor.

Hingga akhir Juni 2026, Astra Otoparts didukung jaringan distribusi yang terdiri atas 49 diler utama dan 27 kantor penjualan yang melayani lebih dari 15.000 toko suku cadang di Indonesia. Perseroan juga mengoperasikan 667 gerai ritel modern serta mengembangkan platform Astra Otoshop yang mengintegrasikan layanan daring dan luring (online-to-offline/O2O).

Dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional, perseroan juga telah mengoperasikan 70 unit Astra Otopower yang tersebar di 60 lokasi di Indonesia.

(dhf)

No more pages