Logo Bloomberg Technoz

“Karena kita pastikan cukup uang di sistem perekonomian untuk mendorong ekonomi,” ujar Purbaya.

Purbaya menegaskan, pemerintah akan tetap menjalankan kebijakan fiskal secara hati-hati dan terukur. Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga terus disesuaikan dengan kemampuan fiskal sekaligus mempertimbangkan dampaknya terhadap perekonomian.

“Tidak ada yang seperti orang-orang bilang brutal segala macam. Memang prudent dan hati-hati dengan dampak yang cukup baik ke ekonomi kan,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2026 yang mencapai 5,61% secara year on year. Pertumbuhan Ekonomi tersebut berdasarkan pada  Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku tercatat Rp6.187,2 triliun, dan atas dasar harga konstan Rp3.447 triliun.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pertumbuhan ekonomi tersebut lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2025 yang saat itu tercatat 4,87% (yoy).

Kendati demikian, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 mengalami kontraksi 0,77% secara triwulanan (q-t-q) dibanding kuartal IV-2025.

(lav)

No more pages