Logo Bloomberg Technoz

BMKG-PVMBG Ungkap Potensi Tsunami Akibat Erupsi Anak Krakatau

Dinda Decembria
06 September 2026 13:15

Ilustrasi Tsunami (Envato)
Ilustrasi Tsunami (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala BMKG Ir. Teuku Faisal Fathani mengatakan potensi tsunami akibat peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih rendah. Hingga Minggu (6/9/2026) pagi, BMKG belum mendeteksi adanya anomali muka air laut di sekitar Selat Sunda.

"Bapak dan Ibu sekalian, BMKG memiliki pemantauan melalui 20 tsunami gate di sekitar Selat Sunda. Hingga pukul 07.00 WIB pagi ini belum menunjukkan adanya anomali muka air laut," kata Faisal dalam konferensi pers, Minggu (06/09/2026).

Dia mengatakan, berdasarkan pemantauan tersebut, potensi terjadinya tsunami belum terpantau hingga saat ini. Pemantauan melalui High Frequency Radar di Carita dan Tanjung Lesung juga menunjukkan probabilitas terjadinya tsunami masih rendah.


"Meskipun demikian, BMKG tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan pemantauan secara terus-menerus," ujarnya.

Faisal menjelaskan, High Frequency Radar yang dimiliki BMKG telah diatur dalam kondisi tsunami mode. Dengan sistem tersebut, BMKG dapat melakukan pemantauan apabila terdapat potensi tsunami sejak jarak kurang lebih 150 kilometer dari tepi pantai.