Logo Bloomberg Technoz

Banyak perusahaan memiliki divisi perdagangan yang besar, memungkinkan mereka memanfaatkan gejolak pasar. Equinor juga terhindar dari penghentian produksi yang dialami banyak pesaingnya karena tidak memiliki eksposur aset langsung di Teluk Persia.

Perusahaan yang bermarkas di Stavanger, Norwegia ini memproduksi 2,2 juta barel setara minyak per hari pada kuartal tersebut, naik 3% dibandingkan tahun sebelumnya, demikian disampaikan dalam pernyataan. Perusahaan berencana melakukan buyback saham senilai US$3 miliar pada tahun 2026, dua kali lipat dari yang direncanakan pada awal tahun.

Norwegia semakin menjadi kunci pasokan gas Eropa sejak invasi Moskwa ke Ukraina pada tahun 2022 menghentikan sebagian besar pengiriman gas Rusia ke benua tersebut. Tahun ini, konflik di Iran kembali memperketat pasar, di mana kargo gas alam cair (LNG) tidak dapat keluar dari Selat Hormuz.

Hal ini memicu persaingan yang lebih ketat di antara pembeli global pada saat Eropa perlu mengisi kembali persediaan yang menipis menjelang musim dingin.

“Jika berbicara tentang pasar gas Eropa, ini adalah situasi yang rentan,” kata Reitan. “Kami sangat tidak yakin bagaimana kami akan menghadapi musim dingin.”

(bbn)

No more pages