Logo Bloomberg Technoz

Kendati demikian, keputusan suku bunga saja diperkirakan belum cukup untuk mengembalikan arah rupiah jika tensi geopolitik terus memanas. Sebab, ancaman gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah berpotensi mempertahankan biaya energi di level tinggi. 

Kondisi ini diperkirakan dapat membatasi ruang penguatan rupiah meskipun BI mengambil sikap yang lebih hawkish. Dengan begitu, keputusan BI hari ini berpotensi menjadi katalis jangka pendek bagi rupiah.

Selama tekanan dari lonjakan harga minyak, penguatan dolar AS, dan ketidakpastian geopolitik masih berlangsung, rupiah diperkirakan tetap bergerak fluktuatif meski berada dalam kisaran yang relatif terkendali. 

Lionel Priyadi, Fixed Income & Macro Strategist Mega Capital Sekuritas, memperkirakan pergerakan rupiah hari ini akan berada di rentang Rp17.800-Rp17.900/US$

(dsp)

No more pages