Secara teknikal, lanjut riset Mirae Asset, pergerakan IHSG terus mengalami apresiasi dan beberapa kali menembus batas khususnya di atas MA-60. Hal ini mengingat telah terjadi reli penguatan yang melampaui MA-20.
“Berdasarkan indikator Stochastics dan RSI menunjukkan sinyal positif, didukung kenaikan volume. Hari ini, sentimen terhadap IHSG cenderung positif meski volatilitas masih akan dipengaruhi perkembangan geopolitik Timur Tengah dan ekspektasi kebijakan Bank Indonesia (BI),” tambah riset Mirae Asset.
Sentimen geopolitik seperti ketegangan di kawasan Timur Tengah dan kebijakan tarif baru Amerika Serikat (AS), imbuh riset Mirae Asset, masih menjadi risiko. Namun untuk sementara tertutupi oleh optimisme terhadap laporan keuangan emiten dan pemulihan saham teknologi di Wall Street.
“Angin segar dari Wall Street berpotensi memberikan dorongan euforia positif atau risk-on mode bagi bursa regional Asia pagi ini, sehingga memberikan efek positif bagi penguatan IHSG,” demikian riset Mirae Asset.
Sejumlah investor global, menurut riset Mirae Asset, mulai melihat valuasi saham Indonesia semakin menarik setelah koreksi yang dalam sepanjang tahun. IHSG telah mencatat kenaikan lebih dari 10% sepanjang Juli dan mulai menarik minat investor institusi global.
Bahkan arus dana asing mulai membaik, didukung ekspektasi konsensus terkait kenaikan suku bunga BI sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6% hari ini demi menjaga stabilitas rupiah. Peralihan tren dana asing menjadi net buy struktural yang ditopang transparansi regulasi terbaru membuat saham-saham big caps seperti perbankan, infrastruktur, dan komoditas terus diserap investor institusi global.
Saham pilihan Mirae Asset untuk perdagangan hari ini adalah INDY, ESSA, dan INET.
Sedangkan riset MNC Sekuritas memperbarui skenario IHSG. Posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [iv].
Artinya, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji 6.355-6.398. Namun, cermati adanya potensi koreksi dalam jangka pendek untuk menguji 6.274-6.307.
Saham-saham pilihan MNC Sekuritas mencakup BRMS, MAPA, MDKA, dan TLKM.
Kemudian Phintraco Sekuritas memandang pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang menurut konsensus diperkirakan akan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 6%. Selain itu pertumbuhan kredit diperkirakan sebesar 9% secara tahunan pada Juni, melambat dari 11.51% yoy bulan sebelumnya.
“Sementara itu secara teknikal, IHSG berhasil bertahan diatas level 6.300 seiring dengan pembentukan histogram positif MACD yang terus berlanjut. Sehingga IHSG berpeluang lanjutkan penguatan menuju level 6.375-6.400 pada perdagangan hari ini,” tulis riset Phintraco.
Saham-saham pilihan Phintraco untuk hari ini adalah ARKO, RAJA, BUVA, BRMS, dan DSSA.
- Dengan asistensi M Julian Fadli -
(aji)






























