Logo Bloomberg Technoz

8 Dekade BNI Menguatkan Negeri melalui Swadharma Bhakti Nagara


(Dok. BNI)
(Dok. BNI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memasuki usia 80 tahun sebagai bank nasional pertama milik negara. Menjelang Hari Ulang Tahun yang diperingati pada 5 Juli 2026, perseroan mengusung tema Swadharma Bhakti Nagara sebagai refleksi perjalanan panjang dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia.

Momentum delapan dekade ini tidak hanya menjadi perayaan usia perusahaan, tetapi juga penegasan atas komitmen BNI untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan nasional. Bersamaan dengan peringatan tersebut, BNI juga meluncurkan program apresiasi bagi nasabah bertajuk Terus Ada, Ada Terus.

Program tersebut dihadirkan sebagai bentuk penghargaan kepada nasabah setia yang selama ini menggunakan berbagai produk dan layanan BNI. Melalui berbagai penawaran dan manfaat, perseroan ingin mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap fase kehidupan nasabah.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, perjalanan selama delapan dekade menunjukkan bahwa BNI tidak hanya berhasil tumbuh sebagai institusi keuangan, tetapi juga mampu menjaga kepercayaan masyarakat sejak awal berdirinya.

"Selama delapan dekade, BNI telah tumbuh bersama Indonesia. Setiap langkah yang kami tempuh selalu dilandasi semangat untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Putrama dalam keterangan tertulis.

Menurut Putrama, keberhasilan BNI bertahan dan berkembang hingga usia 80 tahun tidak terlepas dari penerapan nilai Swadharma Bhakti Nagara yang menjadi pedoman perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab kepada masyarakat dan negara.

Swadharma dimaknai sebagai kesadaran menjalankan tugas secara disiplin, profesional, berintegritas, dan kompeten. Sementara Bhakti menggambarkan semangat pengabdian agar setiap keputusan bisnis memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Adapun Nagara menjadi simbol komitmen BNI dalam mendukung pembangunan nasional serta menjaga stabilitas perekonomian Indonesia melalui berbagai layanan dan inovasi yang dikembangkan secara berkelanjutan.

Delapan Dekade Menjadi Bagian Perjalanan Bangsa

Nilai Swadharma Bhakti Nagara diwujudkan dalam budaya kerja perusahaan melalui tiga perilaku utama yang dikenal sebagai Seva, Karya, dan Raksa.

Seva menekankan pentingnya memberikan pelayanan sepenuh hati kepada nasabah sekaligus membangun kepercayaan publik. Karya mendorong profesionalisme serta orientasi terhadap hasil terbaik, sedangkan Raksa mengedepankan integritas, tata kelola perusahaan yang baik, dan pengelolaan risiko secara prudent.

Menurut Putrama, filosofi tersebut menjadi fondasi utama yang membuat BNI mampu beradaptasi menghadapi perubahan zaman tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai bank yang lahir dari semangat perjuangan bangsa.

BNI berdiri pada 5 Juli 1946 ketika Indonesia masih berada pada masa awal mempertahankan kemerdekaan. Sejak awal, keberadaan bank ini memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sistem keuangan nasional.

Perseroan didirikan oleh R.M. Margono Djojohadikusumo yang dikenal sebagai salah satu tokoh ekonomi nasional. Ia juga merupakan kakek Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Semangat pengabdian kepada negara yang ditanamkan oleh pendiri BNI terus menjadi bagian dari identitas perusahaan hingga saat ini. Nilai tersebut selaras dengan filosofi Swadharma Bhakti Nagara yang menjadi arah perjalanan perseroan.

Sebagai bank pertama milik Republik Indonesia, BNI juga memiliki catatan sejarah penting melalui keterlibatannya dalam penerbitan Oeang Republik Indonesia atau ORI sebagai simbol kedaulatan ekonomi bangsa pada masa awal kemerdekaan.

Seiring perkembangan Indonesia, BNI terus tumbuh menjadi salah satu bank terbesar di Tanah Air dengan jaringan layanan yang menjangkau berbagai daerah serta mendukung aktivitas ekonomi nasional.

Layanan BNI kini hadir untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, pekerjaan, pengembangan usaha, investasi, hingga persiapan masa pensiun.

Perseroan juga terus memperluas akses layanan keuangan melalui kantor cabang, jaringan Agen46, hingga berbagai layanan digital yang semakin memudahkan transaksi masyarakat.

Transformasi digital menjadi salah satu fokus utama BNI dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai inovasi teknologi dihadirkan untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan tanpa meninggalkan prinsip pelayanan yang berorientasi kepada nasabah.

Menurut Putrama, perkembangan teknologi memang akan terus berubah mengikuti kebutuhan zaman. Namun, nilai pengabdian kepada bangsa akan tetap menjadi fondasi utama dalam setiap langkah perusahaan.

"Namun di balik berbagai perubahan tersebut, satu hal yang tetap sama adalah semangat pengabdian BNI kepada negeri. Strategi dan teknologi akan terus berkembang mengikuti zaman, tetapi nilai nilai Swadharma Bhakti Nagara akan selalu menjadi kompas yang menuntun setiap langkah kami dalam melayani Indonesia," kata Putrama.

Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-80, program Terus Ada, Ada Terus juga menjadi simbol bahwa BNI ingin terus hadir memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui berbagai produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

Program tersebut sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan jangka panjang dengan nasabah serta memperluas kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

BNI menilai pengalaman selama delapan dekade menjadi modal penting untuk terus memperkuat perannya sebagai mitra pembangunan, penggerak ekonomi nasional, sekaligus sahabat finansial masyarakat Indonesia.

Melalui penguatan budaya Seva, Karya, dan Raksa, perusahaan berkomitmen melanjutkan transformasi, mempercepat inovasi, dan menghadirkan layanan yang semakin inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat.

Memasuki usia ke-80, BNI menegaskan akan terus tumbuh bersama Indonesia dengan menghadirkan solusi keuangan yang relevan, membuka peluang baru bagi masyarakat, serta memberikan nilai tambah bagi generasi mendatang. Semangat Swadharma Bhakti Nagara akan tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah pengabdian BNI kepada negeri.